Tekno

Apple ingin tarik biaya untuk tautan opsi pembelian di luar App Store

WhatsApp-Image-2024-06-11-at-13.55.32
Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Apple Mengajukan Usulan Tarif untuk Tautan Pembelian di Luar App Store
  2. Related Reading

Apple Mengajukan Usulan Tarif untuk Tautan Pembelian di Luar App Store

Beritaturah.com – Apple ingin tarik biaya atas layanan tautan pembelian eksternal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan teknologi tersebut untuk menyesuaikan diri dengan instruksi pengadilan yang mewajibkan perubahan aturan App Store. Proposal terbaru mencakup aplikasi yang menyediakan tautan opsi pembelian di luar ekosistem App Store di Amerika Serikat. Berdasarkan informasi dari MacRumors pada Kamis (13/8), perusahaan teknologi tersebut mengusulkan tarif setengah dari komisi standar untuk aplikasi reguler yang memberikan tautan ke opsi pembelian eksternal.

Dengan demikian, aplikasi yang sebelumnya membayar komisi sebesar 30 persen untuk transaksi dalam aplikasi kini perlu membayar 15 persen apabila menyediakan tautan ke opsi pembelian melalui situs web. Untuk aplikasi yang memenuhi syarat sebagai peserta Program Bisnis Kecil, yaitu aplikasi dengan pendapatan tahunan di bawah 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,8 miliar, Apple mengusulkan pengenaan biaya lima persen.

Detail Struktur Biaya yang Diusulkan

Perusahaan juga mengusulkan penarikan komisi sebesar 10 persen dari aplikasi yang terdaftar dalam Program Mitra Berita, Program Mitra Video, Program Mitra Aplikasi Mini, serta perpanjangan layanan yang menyediakan fitur serupa. Mekanisme pengenaan biaya ini berlaku ketika pengguna membuka aplikasi, mengeklik tautan yang tersedia di dalamnya, dan kemudian menyelesaikan pembelian di situs web tujuan tautan tersebut.

Apple menjelaskan bahwa besaran biaya yang diusulkan didasarkan pada analisis para ahli. Perusahaan juga menyatakan bahwa tarif tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tarif tautan keluar yang diterapkan oleh Google dalam sengketa hukumnya dengan pengembang Epic Games. Struktur biaya ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kepentingan Apple sebagai pemilik platform dan kebutuhan pengembang untuk menawarkan opsi pembayaran yang lebih fleksibel kepada pengguna.

Proses Hukum dan Latar Belakang

Proposal biaya penyediaan tautan opsi pembelian di luar App Store ini diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California. Di pengadilan tersebut, Hakim Yvonne Gonzalez Rogers ditugaskan untuk menetapkan biaya yang wajar bagi Apple atas penggunaan kekayaan intelektualnya. Sebelumnya, Apple telah diperintahkan untuk mengubah aturan App Store agar pengembang dapat menautkan opsi pembelian di luar App Store sejak tahun 2021. Langkah ini menyusul sengketa hukum yang terjadi antara Apple dan Epic Games.

Proses pengajuan banding menunda pembaruan App Store selama beberapa tahun. Setelahnya, Apple akhirnya mengenakan biaya antara 12 hingga 27 persen, yang hampir setara dengan biaya App Store reguler jika memperhitungkan biaya dari penyedia layanan pembayaran pihak ketiga. Epic Games kemudian mengeluhkan struktur biaya baru tersebut, dan Hakim Gonzalez menyatakan bahwa Apple telah melakukan penghinaan terhadap pengadilan karena tidak mengikuti ketetapan hukum.

Pada April 2025, hakim Gonzalez melarang Apple membebankan biaya apapun dalam penyediaan tautan opsi pembelian di luar aplikasi. Sejak saat itu, Apple tidak memungut biaya ketika aplikasi mengarahkan pengguna ke situs web untuk melakukan pembelian. Namun, perusahaan kemudian mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Pengadilan tingkat banding memutuskan bahwa Apple berhak mendapatkan kompensasi atas kekayaan intelektualnya. Pengadilan banding mengembalikan kasus tersebut ke pengadilan distrik dan Hakim Gonzalez Rogers untuk menentukan besaran biaya yang tepat. Kini, pengadilan distrik akan mengevaluasi usulan biaya dari Apple serta mendengarkan tanggapan dari Epic Games. Apple diwajibkan untuk menerapkan biaya yang ditetapkan oleh pengadilan.

Sementara itu, Apple setelah kalah di pengadilan tingkat banding juga mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Jika Mahkamah Agung memutuskan bahwa pengadilan banding keliru dalam menguatkan putusan pelanggaran perintah pengadilan tersebut, maka putusan pengadilan distrik yang melarang Apple memungut biaya dari pengembang aplikasi bisa dibatalkan.

Frequently Asked Questions

Berapa besaran biaya yang diusulkan Apple untuk tautan eksternal? Apple mengusulkan tarif 15 persen untuk aplikasi reguler, 5 persen untuk Program Bisnis Kecil, dan 10 persen untuk aplikasi mitra berita, video, dan mini.

Kapan Apple diperintahkan mengubah aturan App Store? Apple telah diperintahkan untuk mengubah aturan App Store agar pengembang dapat menautkan opsi pembelian di luar App Store sejak tahun 2021.

Apakah Apple mengajukan banding ke Mahkamah Agung? Ya, Apple setelah kalah di pengadilan tingkat banding juga mengajukan banding ke Mahkamah Agung untuk meninjau kembali putusan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengunjungi [berita terkait di AntaraNews](https://www.antaranews.com/berita/5696133/apple-ingin-tarik-biaya-untuk-tautan-opsi-pembelian-di-luar-app-store).

Leave a Comment