BPDP Dorong UKMK Manfaatkan Peluang Bisnis dari Produk Turunan Sawit
Latest Program – Jakarta – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengajak para pengusaha UKMK untuk memanfaatkan peluang dalam pengembangan produk turunan dari kelapa sawit, bahkan di daerah yang tidak memiliki penghasilan sawit langsung. Helmi Muhansyah, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, menjelaskan bahwa industri sawit menyediakan berbagai kesempatan usaha yang bisa dimanfaatkan oleh UKMK, termasuk di Magelang, Jawa Tengah.
Workshop Inspirasi Inovasi Produk Sawit
Dalam sebuah workshop bertema “Inovasi Produk Turunan Sawit untuk Pelaku UKMK” di Magelang, Helmi menegaskan bahwa keterbatasan bahan baku bukan lagi hambatan utama. Hal ini disebabkan oleh ketersediaan rantai pasok nasional yang telah terhubung secara efektif. “Terdapat berbagai potensi dalam industri kelapa sawit yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UKMK, termasuk di Magelang. Walaupun wilayah tersebut tidak menghasilkan sawit, isu keberadaan bahan bakunya sudah tidak relevan lagi,” tutur Helmi.
“Salah satu yang bisa mendukung itu adalah ketika ekonomi rakyat kita bergerak. Oleh karena itu, kami ingin menginspirasi UKMK di Magelang agar bisa berinovasi membangun ekonomi berbasis sawit,” ujarnya.
Helmi menambahkan, pengembangan UKMK berbasis sawit sejalan dengan target pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen, sebagaimana ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dukungan ini dilakukan melalui berbagai program, seperti Inkubasi Bisnis UMKM Perkebunan yang memberikan bimbingan mulai dari pengembangan produk hingga perluasan pasar.
BPDP juga menyediakan pelatihan dan workshop untuk inovasi produk turunan sawit, seperti sabun, kosmetik, serta kerajinan. Selain itu, promosi dilakukan melalui pameran, expo, dan etalase permanen di Gedung SMESCO Jakarta, serta pembuatan katalog produk UKMK dari bahan sawit.
