Lifestyle

Otorita IKN sebut M4CR dukung visi Forest City

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com

M4CR dan Otorita IKN: Sinergi untuk Visi Forest City

Beritaturah.com – Program rehabilitasi mangrove yang dikenal dengan nama Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) mendapat dukungan penuh dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini, yang telah berjalan sejak tahun 2024 dengan pendanaan dari Bank Dunia, dinilai sangat relevan dengan tujuan pembangunan kawasan baru Indonesia. Melalui inisiatif Kementerian Kehutanan tersebut, upaya pemulihan ekosistem pesisir dapat berjalan selaras dengan penghijauan di wilayah daratan. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi jangka panjang pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Dukungan Penuh untuk Visi Hijau

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa program M4CR merupakan bagian integral dari realisasi visi IKN sebagai “Forest City”. Dalam sambutannya pada acara Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu lalu, ia menjelaskan bahwa Otorita sangat membutuhkan kontribusi program ini. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen kuat terhadap pembangunan hijau yang terintegrasi antara wilayah pesisir dan daratan.

“Otorita IKN akan memberikan dukungan penuh karena kami sangat membutuhkan program ini untuk mewujudkan visi IKN sebagai Forest City,” kata Basuki.

Menurutnya, pelaksanaan M4CR sejalan dengan prinsip pembangunan IKN yang mengutamakan pemulihan ekosistem. Rehabilitasi mangrove melalui program ini melengkapi upaya penghijauan yang sudah dilakukan Otorita IKN di kawasan daratan, sehingga perlindungan lingkungan dapat mencakup wilayah dari hulu hingga pesisir. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa setiap aspek pembangunan memperhatikan keseimbangan ekologis.

Jejak Penghijauan yang Konsisten

Otorita IKN telah memulai kegiatan penghijauan sejak fase awal pembangunan kawasan. Hingga saat ini, tercatat lebih dari lima juta pohon telah ditanam di wilayah tersebut. Kegiatan penanaman dilakukan secara rutin dengan interval setiap dua pekan sekali. Angka ini menunjukkan konsistensi tinggi dalam upaya penghijauan yang menjadi ciri khas pembangunan IKN.

“Jika Bapak dan Ibu kembali ke sini 10 tahun lagi, kawasan ini dipastikan sudah menjadi hutan. Saat ini saja, sudah ada lebih dari 5 juta pohon yang kami tanam. Kami rutin menanam setiap dua minggu sekali,” ujarnya.

Budaya menanam pohon juga telah menjadi tradisi di lingkungan Otorita IKN. Tradisi ini diterapkan dalam berbagai kesempatan, termasuk peringatan ulang tahun maupun promosi jabatan. Sebagai pengganti tiup lilin, para pejabat dan karyawan menanam pohon sebagai simbol perayaan. Hal ini menunjukkan bahwa penghijauan bukan hanya program, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya organisasi.

Jangkauan Program M4CR

Program M4CR dijalankan di empat provinsi, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Sumatera Utara. Fokus utama program meliputi rehabilitasi mangrove, penguatan tata kelola, serta pelibatan aktif masyarakat pesisir dalam pengelolaan ekosistem. Dengan cakupan yang luas ini, program M4CR memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap ketahanan pesisir Indonesia secara keseluruhan.

Dengan sinergi antara Otorita IKN dan program M4CR, Indonesia memiliki langkah konkret menuju terwujudnya kawasan ibu kota yang hijau dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan sektor lingkungan, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan ekonomi berbasis ekologi di masa depan.

Leave a Comment