Rilis Pers

Main Agenda: Sultan Bin Ahmed Menghadiri Wisuda Magister Media di Spanyol

Sultan Bin Ahmed Hadiri Wisuda Magister Media di Spanyol

Main Agenda – **Main Agenda** – Barcelona, Spanyol – (ANTARA/Business Wire) – Pada hari Jumat, Yang Mulia Sheikh Sultan bin Ahmed bin Sultan Al Qasimi, Wakil Penguasa Sharjah dan Presiden University of Sharjah (UOS), turut menghadiri upacara wisuda program Magister Sains Kewirausahaan Media dan Inovasi Digital di University of Barcelona. Acara ini menjadi momen penting bagi 24 lulusan pertama yang mengikuti program kolaboratif antara College of Communication UOS dan University of Barcelona, dengan dukungan strategis dari Sharjah Media City (Shams). Wisuda ini tidak hanya menggambarkan pencapaian akademik para lulusan, tetapi juga menunjukkan komitmen Main Agenda dalam mengembangkan keterampilan media dan kewirausahaan di tingkat internasional. Tahun ini, program ini menjadi bagian dari upaya membangun jembatan antara pendidikan, inovasi, dan ekonomi kreatif di Asia dan Eropa.

Peran Main Agenda dalam Penguatan Kemitraan Akademik

Sebagai bagian dari Main Agenda, kehadiran Sultan bin Ahmed di Barcelona bertujuan untuk memperkuat hubungan strategis antara dua universitas yang berbeda lokasi. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Shams, yang sejak awal mendukung program ini sebagai wadah peningkatan kapasitas akademik dan industri. Menurut Sultan, kolaborasi ini adalah langkah penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan dinamika global. “Main Agenda menekankan bahwa pendidikan harus selalu bergerak cepat mengikuti kemajuan teknologi dan kebutuhan pasar,” kata Sultan dalam pidatonya. Ia menambahkan bahwa wisuda ini menunjukkan kemajuan dari kebijakan pendidikan yang berorientasi pada keunggulan dan inovasi.

“Main Agenda memberi ruang bagi mahasiswa untuk menjadi pemimpin di bidang media dan kewirausahaan, dengan memadukan teori dan praktik di dunia nyata,” ujar Sultan. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini akan menjadi contoh untuk universitas lain dalam mengadopsi pendekatan kolaboratif yang lebih luas.

Dalam upacara wisuda, Sultan tidak hanya menyampaikan pidato, tetapi juga membagikan pengalaman pribadi tentang peran pendidikan dalam menciptakan perubahan. Ia menyatakan bahwa Main Agenda memandang wisuda sebagai awal dari perjalanan baru, di mana lulusan memiliki tanggung jawab besar untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi kreatif. Program Magister Media ini dirancang untuk melatih mahasiswa mampu menggabungkan keahlian digital, kreativitas, dan manajemen bisnis. Sultan berharap, para lulusan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam membangun media masa depan yang inklusif dan inovatif.

Kerja Sama Akademik dan Kontribusi Shams

Pertemuan yang dilakukan sebelum acara wisuda menjadi bukti bahwa Main Agenda secara aktif mendorong integrasi antara akademisi dan industri. Sultan bin Ahmed bertemu dengan Dr. Joan Guàrdia Olmos, Rektor University of Barcelona, untuk membahas langkah-langkah meningkatkan kerja sama akademik dan ilmiah. Selama kunjungan, ia mengunjungi fasilitas seperti aula wisuda, perpustakaan, serta koleksi manuskrip dan buku langka, yang menunjukkan kesiapan University of Barcelona dalam mendukung pelatihan profesional. “Main Agenda menghargai keseriusan University of Barcelona dalam menjaga kualitas pendidikan dan mengembangkan kerja sama strategis dengan Shams,” tambah Sultan.

Di sela-sela acara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Shams dan Fakultas Filologi dan Komunikasi University of Barcelona. Perjanjian ini ditandatangani oleh Rashid Abdullah Al Obad, Direktur Jenderal Shams, dan Dr. Joan G. Burguera, Dekan Fakultas Filologi dan Komunikasi di University of Barcelona. Dokumen tersebut membentuk kerangka kerja untuk kolaborasi di bidang media, inovasi digital, kewirausahaan, penelitian, dan industri kreatif. Sultan menekankan bahwa Main Agenda memandang nota kesepahaman ini sebagai langkah penting untuk memperluas jaringan pendidikan dan membuka peluang bagi generasi muda. “Melalui Main Agenda, kami ingin memastikan bahwa lulusan tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan visioner,” jelas Sultan.

Nota kesepahaman ini juga menetapkan program pertukaran akademik dan profesional, lokakarya, konferensi, serta pelatihan yang akan dilaksanakan secara berkala. Tujuannya adalah memperkuat sumber daya manusia nasional, mendorong kewirausahaan, dan membantu inisiatif mahasiswa menjadi produk media yang siap dipasarkan. Sultan menegaskan bahwa Main Agenda terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, di mana mahasiswa dapat berkembang tanpa batas geografis. “Kemitraan seperti ini menjadi cerminan dari Main Agenda yang menekankan keunggulan pendidikan dan kemajuan ekonomi kreatif,” tegasnya.

Sebagai penutup, Sultan bin Ahmed memberikan ijazah kepada para wisudawan dan mendoakan keberhasilan mereka di masa depan. Ia menyampaikan bahwa Main Agenda tidak hanya mendukung pendidikan tinggi, tetapi juga berkomitmen untuk membangun industri media yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa lulusan ini akan menjadi bagian dari transformasi media global, sekaligus mengangkat citra Sharjah sebagai pusat inovasi media di tingkat internasional,” tutup Sultan. Wisuda ini diharapkan menjadi awal dari lebih banyak kolaborasi yang akan dilakukan antara Sharjah dan negara-negara lain dalam bidang pendidikan dan teknologi.

Leave a Comment