Internasional

Korban luka kebakaran di Bangkok naik jadi 72 orang – 45 hilang

Korban Luka Kebakaran di Bangkok Naik Jadi 72 Orang, 45 Hilang

Korban luka kebakaran di Bangkok naik – Kebakaran yang terjadi di sebuah restoran di kawasan Lat Phrao, Bangkok, pada hari Senin menyebabkan jumlah korban luka meningkat menjadi 72 orang. Dalam pernyataan resmi dari Pusat Bantuan dan Koordinasi Administrasi Kota Bangkok, disebutkan bahwa sebanyak 25 dari korban luka berada dalam kondisi serius, sementara 45 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Kebakaran ini menjadi insiden terparah dalam beberapa bulan terakhir, mengingat tingkat kecelakaan dan korban yang terus berkembang.

Pemicu Kebakaran dan Sistem Keselamatan

Berdasarkan laporan awal, kebakaran terjadi akibat kecelakaan teknis di sistem listrik restoran Rong Beer Na Lat Phrao. Pemicu utamanya adalah percikan api dari pemutus sirkuit di dekat panggung hiburan, yang kemudian memicu ledakan dan penyebaran api secara cepat. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa tempat tersebut memiliki izin sebagai restoran dengan pertunjukan musik langsung dan dilengkapi dua pintu darurat, tetapi salah satu pintu tersebut terbukti tertutup saat kebakaran terjadi, membatasi kemungkinan evakuasi.

Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran terhadap sistem keselamatan di bangunan komersial. Pemadaman api membutuhkan waktu lama karena api menyebar dengan cepat ke area di belakang panggung, tempat yang menjadi titik akhir korban yang terjebak. Jumlah korban luka kebakaran di Bangkok terus bertambah seiring kemajuan evakuasi dan pencarian sisa-sisa korban. Menurut otoritas setempat, sekitar 70 persen korban luka ditemukan dalam kondisi yang parah karena terpapar asap dan panas.

Upaya Pemadam Kebakaran dan Kondisi Korban

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi segera setelah insiden terjadi, namun menemui kesulitan dalam menyelamatkan semua korban. Sementara itu, dokter darurat dan ambulans terus bergerak untuk menangani korban luka kebakaran di Bangkok. Tidak hanya itu, korban juga menerima bantuan medis di beberapa pusat kesehatan terdekat. Menurut pernyataan dari pihak berwenang, 25 korban luka yang dalam kondisi serius ditempatkan di ruang rawat intensif untuk perawatan lebih lanjut.

“Jumlah korban luka dalam kebakaran di restoran bir Rong Beer Na Lat Phrao saat ini mencapai 72 orang, 25 di antaranya dalam kondisi serius. Sebanyak 45 orang masih dianggap hilang,” kata pernyataan dari Pusat Bantuan dan Koordinasi Administrasi Kota Bangkok.

Kebakaran ini juga menimbulkan kecemasan di antara warga sekitar. Sejumlah korban terluka kebakaran di Bangkok menyatakan bahwa mereka tidak sempat melarikan diri karena api meluas dengan sangat cepat dan pintu darurat tidak dapat digunakan. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyebutkan bahwa sebagian besar korban meninggal karena menghirup asap setelah ‘asap dari pemutus sirkuit di dekat panggung, diikuti oleh pemadaman listrik dan ledakan.’ Ia menambahkan bahwa korban kebanyakan berlari ke belakang, ke toilet, tanpa jalan keluar, mungkin karena terpana oleh api dan asap.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden kebakaran di Bangkok ini. Namun, pihak berwenang tetap memantau situasi dengan intensif untuk memastikan tidak ada korban luka kebakaran di Bangkok yang terlewat. Laporan dari Anadolu menyebutkan bahwa sebelumnya, setidaknya 27 orang tewas dan 63 luka, termasuk 22 yang kondisinya kritis, setelah kebakaran melanda sebuah tempat hiburan di distrik Chatuchak.

Menurut sumber di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 pada hari Senin. Api memulai dari area dekat panggung hiburan dan segera meluas ke bagian belakang bangunan. Korban luka kebakaran di Bangkok mengalami trauma parah, seperti luka bakar, tenggorokan terbakar, dan gangguan pernapasan. Pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras untuk mengendalikan api dan mencari korban yang masih terjebak di dalam bangunan. Dalam proses evakuasi, beberapa korban berhasil dikeluarkan, tetapi jumlah yang hilang tetap menjadi perhatian utama.

“Kebakaran ini menjadi salah satu bencana terburuk yang pernah terjadi di Bangkok, dengan korban luka kebakaran di Bangkok yang terus meningkat. Pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan,” kata pernyataan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Thailand.

Dengan jumlah korban luka kebakaran di Bangkok mencapai 72 orang, peristiwa ini memicu refleksi terhadap keamanan bangunan komersial. Selain itu, kasus ini juga menjadi contoh nyata tentang pentingnya kesadaran akan potensi bahaya kebakaran di lingkungan publik. Para korban luka kebakaran di Bangkok sedang menjalani proses pemulihan, sementara penyelidikan terus berjalan untuk menemukan akar penyebab kebakaran tersebut. Pemerintah setempat berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban serta meningkatkan protokol keselamatan di tempat-tempat hiburan.

Leave a Comment