Bisnis

Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri halal Jateng

Foto : Nancy Taylor - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Fajar 2026: Sinergi BI dan Pemprov Jateng Dorong Ekonomi Syariah
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Fajar 2026: Sinergi BI dan Pemprov Jateng Dorong Ekonomi Syariah

Tema dan Tujuan Festival

Beritaturah.com – Festival Jawa Tengah Syariah atau yang dikenal dengan Fajar 2026 resmi dibuka di Semarang pada hari Kamis. Acara ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya jelas, yaitu memperkuat rantai industri halal di wilayah tersebut.

Festival yang berlangsung di Queen City Mall Semarang pada tanggal 6 hingga 9 Agustus 2026 ini mengusung tema besar. Tema tersebut adalah “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui Sinergi Penguatan Literasi dan Halal Value Chain”. Penekanan tema terletak pada pentingnya meningkatkan literasi masyarakat serta membangun rantai nilai halal dari hulu ke hilir.

Peran Wakil Gubernur dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat membuka acara menyampaikan bahwa festival ini merupakan buah dari sinergi panjang antara Pemprov Jateng dengan BI Jateng. Sinergi ini telah lama berjalan untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah tersebut.

“Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia sudah lama untuk menumbuhkan ekonomi syariah,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Menurut Wakil Gubernur, arah pembangunan ekonomi syariah akan semakin diperkuat pada tahun 2027. Penguatan ini akan bersamaan dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan serta pariwisata ramah Muslim.

Pengembangan Ekosistem Halal dari Hulu ke Hilir

Pengembangan ekosistem halal dilakukan secara komprehensif. Beberapa inisiatif yang telah dijalankan antara lain pembangunan rumah potong hewan halal di Kabupaten Magelang. Selain itu, terdapat rumah potong ayam di Kabupaten Jepara yang bekerja sama dengan pondok pesantren setempat.

Pengembangan kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat atau KHAS juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Keberadaan kawasan kuliner bersertifikat halal, fasilitas ibadah yang memadai, serta layanan yang ramah Muslim diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

“Kalau kita bicara pariwisata yang ramah Muslim, ya salah satunya tadi kawasan food court -nya ini ada sertifikat halalnya, ada keterjaminannya, lalu tempat ibadahnya bagus,” jelasnya.

Target utama wisatawan yang ingin dituju adalah negara-negara Timur Tengah yang memiliki permintaan tinggi terhadap destinasi wisata halal.

Visi Bank Indonesia untuk Pertumbuhan Ekonomi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menjelaskan bahwa pengembangan halal value chain mencakup berbagai aspek. Mulai dari sertifikasi rumah potong hewan dan unggas, penggilingan, hingga sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.

Harapannya, ketika sisi permintaan dan penawaran sama-sama tumbuh, ekonomi syariah dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Jawa Tengah. Hal ini juga mendukung program pariwisata ramah Muslim yang tengah disiapkan oleh pemerintah provinsi.

“Kalau sisi supply dan demand ini bertemu, mudah-mudahan bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah,” katanya.

Dampak Nyata bagi Pelaku UMKM

Pelaku UMKM merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Fajar. Roni Abdul Ghoni dari Toros Farm Sulaimaniyah Magelang merupakan salah satu contoh pelaku usaha yang merasakan manfaatnya. Ia mengaku rutin mengikuti festival tersebut selama empat tahun terakhir karena efektif memperluas pasar.

Roni menyebutkan bahwa pada hari biasa penjualan produknya berkisar antara Rp1 hingga Rp2 juta per hari. Namun, dengan melihat ramainya pengunjung, omzet hariannya bisa mencapai Rp5 hingga Rp10 juta.

“Festival seperti ini sangat membantu UMKM karena produk kami semakin dikenal masyarakat,” katanya.

Fajar 2026 tidak hanya sekadar menghadirkan produk halal, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah. Melalui sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan, ekonomi syariah diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional.

Frequently Asked Questions

What is Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri?

Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri matter?

Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment