Bisnis

Bulog Jatim sewa 269 gudang tambahan perkuat cadangan pangan

476563
Foto : Karen Anderson - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Bulog Jawa Timur Perkuat Jaringan Logistik Pangan Lewat 269 Gudang Baru
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Bulog Jawa Timur Perkuat Jaringan Logistik Pangan Lewat 269 Gudang Baru

Beritaturah.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur telah melakukan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan cadangan pangan di wilayah tersebut. Langkah ini mencakup penyewaan 269 unit gudang tambahan, yang meliputi sub-gudang di Desa Wonoanti, Kabupaten Trenggalek. Tujuannya adalah untuk memperluas jangkauan jaringan logistik pangan secara lebih efektif.

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, menjelaskan pada hari Senin bahwa penambahan fasilitas penyimpanan ini disesuaikan dengan volume hasil penyerapan gabah dan beras dari petani. Ia menyebutkan bahwa saat ini Bulog memiliki 352 gudang sendiri, dan setelah menyewa tambahan sebanyak 269 unit, total kapasitas penyimpanan mencapai hampir dua juta ton.

“Gudang Bulog sendiri ada 352, ditambah sekarang kita sudah sewa 269 unit gudang. Jadi kita hampir dua juta ton sanggup untuk stok yang kita kuasai,” ujar Langgeng saat meresmikan sub-gudang di Wonoanti, Trenggalek.

Menurut Langgeng, kapasitas ini masih bisa ditingkatkan jika kebutuhan bertambah, terutama setelah memasuki musim panen berikutnya. Bulog akan terus menyewa gudang di lokasi-lokasi strategis sesuai dengan volume hasil panen yang berhasil diserap.

“Kalau nanti panen yang kedua bagus, kita pasti akan menyewa lagi kalau memang dibutuhkan,” tambahnya.

Pentingnya Penyebaran Gudang untuk Jaringan Logistik

Langgeng menekankan bahwa penyebaran gudang merupakan komponen krusial dalam memperkuat jaringan logistik Bulog. Cadangan pangan tidak hanya memerlukan kapasitas penyimpanan besar, tetapi juga harus berlokasi dekat dengan sentra produksi dan wilayah distribusi. Sub-gudang di Wonoanti menjadi salah satu titik penting dalam penguatan jaringan ini, khususnya untuk menjangkau wilayah selatan Jawa Timur.

Proses pengisian gudang juga melibatkan mitra penggilingan lokal, sehingga penyerapan hasil panen dapat dilakukan lebih dekat dengan petani. Hal ini membantu efisiensi distribusi dan mendukung kesejahteraan petani lokal.

Wakil Gubernur: Cadangan Pangan Kunci di Tengah Kemarau

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa penambahan sarana penyimpanan sangat diperlukan untuk memastikan cadangan pangan tetap tersedia di tengah potensi kemarau panjang. Ia menjelaskan bahwa Trenggalek adalah kabupaten yang berlokasi di selatan dan memiliki gudang yang dikerjasamakan.

“Trenggalek ini daerah yang juga harus bisa terjangkau. Dia kabupaten yang berlokasi di selatan dan di sini ada gudang yang dikerjasamakan,” kata Emil.

Emil menambahkan bahwa pemerataan jaringan gudang sangat penting karena cadangan pangan Jawa Timur merupakan salah satu penopang cadangan beras nasional. Dengan jaringan penyimpanan yang tersebar, distribusi beras dari wilayah surplus ke daerah yang membutuhkan dapat dilakukan lebih efisien.

Emil menyebutkan bahwa stok beras yang saat ini dikuasai Bulog Jawa Timur mencapai sekitar 1,3 juta ton, atau setara dengan seperempat dari total cadangan beras nasional yang telah menembus lebih dari lima juta ton.

Pembangunan Gudang Baru dan Fleksibilitas Sewa

Selain memperkuat kapasitas penyimpanan melalui sewa gudang, Bulog juga menyiapkan pembangunan gudang baru. Dari rencana pembangunan 100 gudang Bulog secara nasional, empat di antaranya akan dibangun di Jawa Timur, yaitu di Bojonegoro, Sampang, Jember, dan Banyuwangi.

Langgeng menjelaskan bahwa pembangunan gudang tersebut merupakan bagian dari penguatan kapasitas jangka panjang. Namun, penambahan gudang melalui skema sewa tetap dilakukan secara fleksibel mengikuti kebutuhan penyerapan.

“Kalau gudang yang bisa disewa pasti akan kita sewa apabila memang sudah diperlukan,” katanya.

Penyerapan Panen Melampaui Target

Penguatan kapasitas gudang tersebut berjalan seiring dengan tingginya penyerapan hasil panen petani. Hingga 9 Agustus 2026, Bulog Jawa Timur telah menyerap 927 ribu ton gabah dan beras dari target 883 ribu ton. Capaian tersebut telah melampaui target penyerapan semester pertama, namun Bulog memastikan penyerapan tetap dilanjutkan untuk menghadapi produksi panen berikutnya.

Langgeng mengatakan bahwa capaian tersebut didukung oleh pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta semakin terbentuknya ekosistem penyerapan gabah yang membuat petani lebih memahami mekanisme pembelian Bulog.

Antisipasi El Niño dan Inflasi

Emil menilai bahwa penguatan cadangan pangan menjadi semakin penting karena Jawa Timur mulai memasuki musim kemarau dan terdapat potensi El Niño yang dapat meningkatkan risiko kekeringan serta mengganggu produksi pertanian. Menurutnya, cadangan beras yang memadai menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga kesinambungan pasokan sekaligus mengendalikan inflasi apabila produksi pangan terdampak kondisi cuaca.

Di sisi lain, Emil meminta perkembangan harga beras di tingkat konsumen tetap dipantau seiring meningkatnya harga gabah yang di sejumlah wilayah telah mencapai lebih dari Rp8.000 per kilogram.

“Kita tentu ingin petani sejahtera, tetapi harga di tingkat konsumen juga harus dipantau agar jangan sampai terjadi inflasi yang memberatkan rumah tangga,” katanya.

Dengan penguatan kapasitas gudang, peningkatan penyerapan hasil panen, serta pemerataan titik penyimpanan, Bulog Jawa Timur menyiapkan cadangan pangan yang lebih tersebar untuk menghadapi tantangan mendatang.

Frequently Asked Questions

What is Bulog Jatim sewa 269 gudang tambahan?

Bulog Jatim sewa 269 gudang tambahan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bulog Jatim sewa 269 gudang tambahan matter?

Bulog Jatim sewa 269 gudang tambahan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment