IRI Indonesia perluas gerakan lintas iman lindungi hutan Papua Barat
Table of Contents
IRI Indonesia Perluas Gerakan Lintas Iman untuk Perlindungan Hutan Papua Barat
Kolaborasi Multireligius Menuju Keadilan Ekologis
Beritaturah.com – Manokwari — Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia tengah melakukan perluasan gerakan lintas iman yang berfokus pada perlindungan hutan di Provinsi Papua Barat. Inisiatif ini bertujuan menciptakan keadilan ekologis serta memastikan keberlanjutan ekosistem hutan bagi generasi mendatang. Hening Parlan, Fasilitator Nasional IRI Indonesia yang berkedudukan di Manokwari, menyampaikan pandangannya pada hari Kamis bahwa hutan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai objek ekonomi semata, melainkan sebagai warisan alam yang harus dijaga bersama.
“Hutan adalah alam dan anugerah ciptaan Tuhan yang berperan menjadi penyeimbang kehidupan. Hutan juga berperan sebagai rumah ibadah semua umat beragama. Oleh karena itu, kita semua harus mengutamakan nilai moral dalam merawat hutan,” ujarnya.
Menurut Hening, setiap agama mengajarkan nilai-nilai kasih dan melarang tindakan yang berpotensi merusak kelestarian hutan agar kehidupan antara umat manusia dengan alam ciptaan Tuhan berjalan selaras dan seimbang. Manusia sebagai makhluk sosial dikaruniai akal budi, jasmani dan rohani memiliki tanggung jawab dalam menjaga hutan, sehingga tidak terjadi praktik penebangan pohon secara liar, ataupun kegiatan eksplorasi sumber daya alam (SDA) yang merusak lingkungan.
“Jauh sebelum itu, sudah ada masyarakat adat yang hidup berdampingan dengan alam. Maka, saya ajak komunitas lintas iman kolaborasi dengan masyarakat adat untuk jaga hutan,” kata Hening.
Komitmen Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi
Perluasan gerakan lintas iman dalam menjaga kelestarian hutan sangat relevan dengan komitmen Papua Barat yang telah mendeklarasikan sebagai provinsi konservasi atau pembangunan berkelanjutan. Gerakan yang diinisiasi IRI Indonesia tidak bermaksud menghentikan rencana pelaksanaan program pembangunan di daerah, tetapi mendorong pemerintah memprioritaskan pemanfaatan ruang dan lahan sesuai dengan kebutuhan.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan bahwa masyarakat adat memandang hutan bukan hanya sebagai sumber daya alam (SDA), tetapi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas sosial budaya, spiritualitas, dan kearifan lokal. Papua Barat memiliki peran penting dalam perlindungan keanekaragaman hayati dan mitigasi perubahan iklim, karena kawasan hutan menjadi habitat untuk berbagai jenis hayati serta penyerap emisi karbondioksida.
“Agama dan iman tidak boleh berhenti pada ritualitas spiritual di ruang ibadah, tetapi harus hadir dalam kehidupan nyata untuk membentuk etika dan moral dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Peraturan Daerah Khusus Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pembangunan Berkelanjutan telah berkomitmen melindungi minimal 70 persen ekosistem hutan dan 50 persen wilayah perairan. Perlindungan hutan secara maksimal membutuhkan keterlibatan masyarakat adat, organisasi keagamaan, masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi, dan media massa karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.
Selain itu, Dominggus juga meminta IRI Indonesia mendukung pengembangan ekonomi masyarakat adat berbasis ekonomi hijau dan potensi lokal melalui program Papua Barat Produktif. Kolaborasi tersebut menghasilkan gagasan, komitmen, dan langkah nyata untuk memperkuat perlindungan hutan di Papua Barat sekaligus mewujudkan keadilan ekologis bagi seluruh kehidupan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu IRI Indonesia dan apa tujuannya? IRI Indonesia adalah bagian dari Interfaith Rainforest Initiative yang berfokus pada gerakan lintas iman untuk melindungi hutan tropis. Tujuannya adalah menciptakan keadilan ekologis melalui kolaborasi antarumat beragama dalam menjaga kelestarian hutan.
Mengapa Papua Barat menjadi fokus gerakan ini? Papua Barat telah mendeklarasikan diri sebagai provinsi konservasi dengan komitmen melindungi 70 persen ekosistem hutan dan 50 persen wilayah perairannya. Kawasan ini juga memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim.
Bagaimana peran masyarakat adat dalam gerakan ini? Masyarakat adat memiliki kearifan lokal yang telah lama menjaga hutan. Mereka menjadi mitra strategis dalam gerakan lintas iman untuk memastikan perlindungan hutan berjalan berkelanjutan dan menghormati identitas budaya.
Apa manfaat ekonomi dari gerakan ini? Gerakan ini mendukung pengembangan ekonomi masyarakat adat berbasis ekonomi hijau melalui program Papua Barat Produktif, yang memungkinkan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi tanpa merusak hutan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is IRI Indonesia perluas gerakan lintas iman?
IRI Indonesia perluas gerakan lintas iman is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does IRI Indonesia perluas gerakan lintas iman matter?
IRI Indonesia perluas gerakan lintas iman matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
