IKN catatkan rekor penanaman pohon di taman kota terbanyak
Table of Contents
IKN Raih Pencapaian Luar Biasa dalam Penanaman Pohon Terbanyak di Taman Kota
Beritaturah.com – Penajam Paser Utara menjadi saksi sejarah ketika Ibu Kota Nusantara berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri). Prestasi ini diraih melalui kegiatan penanaman pohon yang melibatkan ribuan peserta dalam satu waktu bersamaan. Lebih dari dua ribu bibit pohon dari berbagai spesies ditanam di sepanjang Daerah Aliran Sungai Sanggai serta Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN pada Sabtu pagi. Kegiatan ini menandai langkah penting dalam mewujudkan visi IKN sebagai kota hijau yang berkelanjutan.
Capaian ini melampaui ekspektasi awal yang telah ditetapkan sebesar 1.780 bibit. Deputi Bidang Lingkungan Hidup Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa rekor ini memang diciptakan untuk dipecahkan oleh kota-kota lain. Menurutnya, pencapaian ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari komitmen jangka panjang dalam penghijauan.
Rekor ini dibuat untuk dipecahkan. Mari setelah ini mungkin akan menanam terbanyak Balikpapan atau Samarinda atau Penajam. Mari kota-kota lain di Indonesia menanam lebih banyak pohon untuk menjaga kelestarian alam kita.
Keragaman Jenis Tanaman yang Ditanam
Aksi hijau ini tidak hanya fokus pada jumlah, tetapi juga kualitas dan keragaman spesies. Berbagai jenis tanaman keras turut ditanam, mulai dari pohon ulin (Eusideroxylon zwageri), meranti (Shorea sp), hingga bangkirai (Shorea laevis). Selain itu, terdapat pula pohon buah-buahan seperti durian (Durio) dan lai, buah khas Kalimantan Timur yang berukuran lebih kecil dengan daging oranye padat. Keragaman ini memastikan ekosistem yang seimbang di kawasan IKN.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, melakukan penanaman bibit miliknya di area dekat jembatan menuju jalur jalan kaki yang mengelilingi kawasan Sungai Sanggai. Ia berharap hasil kerja keras ini dapat dinikmati dalam waktu dekat. Basuki juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga tanaman yang telah ditanam.
Mudah-mudahan dalam lima tahun sudah bisa berbuah dan kita nikmati bersama.
Partisipasi Luas dari Berbagai Pihak
Aksi pemecahan rekor Muri ini secara resmi diikuti oleh 2.308 peserta terdaftar. Namun, estimasi kehadiran di lapangan menunjukkan angka yang lebih tinggi. Para peserta merupakan gabungan dari berbagai kalangan, termasuk pejabat dan staf OIKN, perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim, serta pejabat daerah dari Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, dan Penajam. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program penghijauan IKN.
Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, masyarakat umum, pelajar, serta personel TNI dan Polri. Massa penanam tersebar hampir sepanjang satu kilometer di kedua sisi sungai, bahkan beberapa di antaranya turun ke lereng bantaran untuk menanam pada lubang-lubang yang telah disiapkan sebelumnya. Koordinasi yang baik memungkinkan kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Direktur Transformasi Hijau OIKN, Agus Gunawan, memilih lokasi tanam di bagian atas tebing sungai yang berdekatan dengan jalur jalan kaki. Ia menjelaskan alasannya memilih posisi tersebut agar dapat memantau perkembangan tanaman secara berkala.
Biar saya selalu bisa lihat pertumbuhan pohonnya.
Agus juga memiliki tanggung jawab dalam pengadaan energi hijau, termasuk listrik tenaga surya untuk IKN. Di akhir acara, Deputi Bidang Lingkungan Hidup Myrna Safitri kembali mengajak seluruh peserta untuk terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di masa mendatang.
Mari berlomba-lomba dalam kebajikan, fastabiqul khairat.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Rekor Penanaman Pohon IKN
Berapa total bibit pohon yang ditanam dalam rekor ini? Total bibit pohon yang ditanam mencapai lebih dari 2.000, melampaui target awal 1.780 bibit yang telah ditetapkan.
Siapa saja yang berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon? Peserta terdiri dari pejabat OIKN, perwakilan Pemprov Kaltim, pejabat daerah dari Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, dan Penajam, serta perwakilan kementerian, perguruan tinggi, masyarakat umum, pelajar, dan personel TNI-Polri.
Di mana lokasi penanaman pohon berlangsung? Penanaman dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai Sanggai dan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN, dengan massa penanam tersebar hampir sepanjang satu kilometer.
Kapan rekor ini akan dipecahkan kembali? Menurut Deputi Lingkungan Hidup Myrna Safitri, rekor ini sengaja dibuat untuk dipecahkan oleh kota-kota lain di Indonesia, termasuk Balikpapan, Samarinda, dan Penajam.
Apa manfaat jangka panjang dari penanaman pohon ini? Dalam lima tahun ke depan, diharapkan pohon-pohon yang ditanam sudah mulai berbuah dan memberikan manfaat ekologis bagi kawasan IKN serta masyarakat sekitar.
