Bisnis

DPMG: Penyaluran dana desa di Aceh sudah capai 81,88 persen

IMG-20260608-WA0028
Foto : John Brown - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Realisasi Dana Desa Aceh Tembus 81,88 Persen: DPMG Catat Pencapaian Signifikan
  2. Related Reading

Realisasi Dana Desa Aceh Tembus 81,88 Persen: DPMG Catat Pencapaian Signifikan

Beritaturah.com – DPMG – Banda Aceh — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) mencatat capaian luar biasa dalam penyaluran dana desa reguler tahun anggaran 2026. Hingga pertengahan Agustus, total pencairan telah menyentuh angka Rp1,458 triliun dari alokasi keseluruhan sebesar Rp1,7 triliun. Angka ini mewakili 81,88 persen dari seluruh anggaran yang tersedia untuk program pembangunan desa di Aceh.

Kepala DPMG Aceh, Iskandar, menyampaikan rincian pencapaian tersebut dalam keterangan pers di Banda Aceh pada hari Jumat. Ia menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan melalui dua tahap berbeda yang dirancang untuk memastikan distribusi merata. Tahap pertama menyalurkan Rp753,6 miliar atau 42,31 persen kepada seluruh 6.497 desa di wilayah Aceh. Sementara itu, tahap kedua mengalokasikan Rp704,8 miliar atau 39,57 persen dari total anggaran.

Pada fase kedua ini, dana baru diterima oleh 4.458 desa, yang setara dengan 68,62 persen dari keseluruhan desa. Iskandar menegaskan bahwa pada tahap pertama, semua desa telah menerima dana secara penuh atau mencapai 100 persen. Berbeda dengan tahap kedua yang masih dalam proses penyaluran ke desa-desa yang belum menerima. DPMG terus melakukan monitoring intensif untuk memastikan tidak ada desa yang tertinggal.

Sembilan Kabupaten/Kota Capai 100 Persen

Iskandar menyebutkan terdapat sembilan kabupaten dan kota yang desa-desa nya telah menerima dana desa secara lengkap hingga tahap pertama dan kedua. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Simeulue, Sabang, Aceh Barat Daya, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Tengah. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas koordinasi antara DPMG dengan pemerintah daerah setempat.

Kita memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah mencapai 100 persen, kita berharap segera diikuti oleh daerah lainnya,

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Iskandar sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian tersebut. DPMG juga mencatat bahwa beberapa kabupaten masih dalam proses finalisasi penyaluran dana tahap kedua.

Fokus Penggunaan Dana Desa

Penyaluran dana desa reguler ini memiliki beberapa fokus utama yang telah ditetapkan oleh DPMG. Program bantuan langsung tunai atau BLT menjadi salah satu prioritas utama. Selain itu, ketahanan pangan, sektor kesehatan, penanganan perubahan iklim, teknologi dan informasi juga masuk dalam daftar penggunaan. Dukungan implementasi koperasi merah putih atau KDKMP serta berbagai kegiatan prioritas lainnya di tingkat gampong juga didanai melalui alokasi ini.

Iskandar mengingatkan aparatur gampong yang belum menerima dana tahap kedua untuk mempercepat proses pencairan. Tujuannya agar anggaran dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan prioritas masing-masing gampong. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana. DPMG akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan setiap rupiah dialokasikan dengan tepat.

Kita harapkan, dana yang telah diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan dikelola secara transparan, serta peruntukannya sesuai program yang telah ditentukan,

Pernyataan penutup dari Iskandar ini menegaskan komitmen terhadap penggunaan dana yang tepat sasaran dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat Aceh. DPMG berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran dana desa di masa mendatang.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Dana Desa Aceh

Berapa total alokasi dana desa untuk Aceh tahun 2026? Total alokasi dana desa untuk Aceh tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,7 triliun.

Berapa persen capaian penyaluran dana desa hingga pertengahan Agustus? Hingga pertengahan Agustus, capaian penyaluran dana desa di Aceh telah mencapai 81,88 persen.

Berapa jumlah desa yang belum menerima dana tahap kedua? Dari total 6.497 desa, sebanyak 2.039 desa belum menerima dana tahap kedua.

Apa saja fokus utama penggunaan dana desa? Fokus utama meliputi BLT, ketahanan pangan, sektor kesehatan, penanganan perubahan iklim, teknologi informasi, dan KDKMP.

Leave a Comment