Hutama Karya Catat Peningkatan Lalu Lintas Tol Binjai-Langsa Selama Libur H+1 Idul Adha
HK catat lalin Tol Binjai Langsa – Medan – PT Hutama Karya (HK) mencatat peningkatan volume lalu lintas di Tol Binjai-Langsa (Binjai-Pangkalan Brandan) selama libur hari besar keagamaan H+1 Idul Adha, yang berlangsung pada 28 Mei 2026. Dalam periode tersebut, jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan tol tersebut mencapai 11.367 unit, naik 25,27 persen dibandingkan kondisi normal. Angka tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Executive Vice President (EVP) Hutama Karya, Hamdani, dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Jumat.
Kenaikan Lalu Lintas di Berbagai Ruas Tol
Kenaikan volume lalu lintas terjadi di beberapa ruas jalan tol lainnya sebagai respons terhadap momen libur Idul Adha. Hamdani menyebutkan bahwa rata-rata aktivitas transportasi di Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) mengalami peningkatan signifikan. Selain Tol Binjai-Langsa, ruas Tol Indrapura-Kisaran juga mencatat kenaikan sebanyak 20,98 persen dengan 10.467 kendaraan yang melintas. Sementara itu, Tol Sigli-Banda Aceh melaporkan kenaikan 58,42 persen, mencapai 10.977 kendaraan, sedangkan Tol Padang-Sicicin mengalami lonjakan 105,1 persen dengan 3.761 kendaraan.
Dalam laporan terpisah, HK juga mengungkapkan data untuk ruas tol lainnya. Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung mencatat lalu lintas sebanyak 14.210 kendaraan, meningkat 9,36 persen. Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih menunjukkan peningkatan 24,42 persen, mencapai 17.058 kendaraan. Sementara Tol Betung-Tempino-Jambi mengalami kenaikan sebesar 2,65 persen, sebanyak 7.506 kendaraan. Di sisi lain, Tol Bengkulu-Taba Penanjung mencatat lalu lintas sebanyak 2.340 kendaraan atau naik 64,56 persen, sedangkan Tol Pekanbaru-Dumai mencatatkan kenaikan 5,26 persen dengan 15.129 kendaraan. Peningkatan terbesar terjadi di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, yang mencapai 66,88 persen, atau sebanyak 7.443 kendaraan.
“Volume lalu lintas di tol tersebut meningkat 25,27 persen atau mencapai 11.367 kendaraan,” ujar Hamdani.
Dalam menghadapi lonjakan tersebut, perusahaan berkomitmen untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di seluruh ruas jalan tol. HK terus memantau dan memberikan informasi terkini mengenai kondisi trafik kepada masyarakat secara berkala. Langkah ini bertujuan untuk membantu pengguna jalan tol dalam mengantisipasi kemacetan serta menjaga kenyamanan selama perjalanan.
Hamdani menambahkan bahwa kenaikan volume kendaraan di JJTS mencerminkan aktivitas masyarakat yang lebih meningkat di Sumatera. “Angka itu menandakan dimulainya pergerakan masyarakat dalam memanfaatkan momen hari libur,” kata dia. Berdasarkan data, jumlah kendaraan di JJTS selama periode yang sama mencapai 126.366 unit, naik 30,77 persen dibandingkan hari biasa. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan keluarga atau kegiatan liburan selama masa cuti tersebut.
Imbauan untuk Pengguna Jalan Tol
Menyambut libur Idul Adha, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan kendaraan secara matang sebelum melakukan perjalanan. “Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan tidak mengemudi dalam keadaan mengantuk,” jelas Hamdani. Ia juga menganjurkan para pengendara untuk selalu memeriksa kondisi baterai serta kartu uang elektronik sebelum melewati pintu masuk tol, agar tidak terjadi hambatan saat melakukan pembayaran.
Sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan, perusahaan menekankan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Hamdani mengingatkan bahwa pengguna jalan tol wajib memastikan kendaraan dalam kondisi baik, termasuk sistem pengereman, lampu, dan ban. “Kita setuju bahwa keselamatan adalah prioritas utama, terutama selama masa libur yang diikuti oleh peningkatan jumlah pengguna jalan,” tambahnya.
Menurut data yang dirilis, peningkatan lalu lintas di Tol Binjai-Langsa mencerminkan kebutuhan masyarakat akan mobilitas yang lebih tinggi saat libur. Meski terjadi peningkatan signifikan, HK tetap berupaya untuk menjaga kapasitas jalan tol dan mengoptimalkan layanan kepada pengguna. Hal ini termasuk pengaturan alur lalu lintas, penambahan petugas pengarah, serta pemantauan kondisi jalan secara terus-menerus.
Hamdani menyoroti peran utama jalan tol sebagai akses utama bagi masyarakat. “Dengan peningkatan volume kendaraan, kita harus siap menghadapi perubahan kebiasaan berkendara selama libur,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa strategi yang diterapkan HK berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan, termasuk perbaikan titik rawan kemacetan serta pemeliharaan fasilitas jalan.
Dalam menjawab tantangan peningkatan arus lalu lintas, perusahaan terus melakukan evaluasi terhadap kapasitas dan kinerja ruas jalan tol. Dengan memperhatikan pertumbuhan jumlah pengguna, HK berharap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan. “Kami berupaya memberikan solusi yang efektif, baik melalui penguatan infrastruktur maupun pendekatan manajemen lalu lintas yang lebih terstruktur,” tambah Hamdani.
Kenaikan lalu lintas selama libur Idul Adha juga menjadi indikator penting bagi pemerintah dan perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan jalan tol di masa depan. Hamdani menegaskan bahwa data ini akan digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan layanan serta mempersiapkan antisipasi libur besar berikutnya. “Dengan memahami pola kebutuhan masyarakat, kita bisa memastikan sistem transportasi tetap berjalan optimal,” tutupnya.
