Bisnis

Key Strategy: Lion siapkan 9 penerbangan umrah per pekan karena permintaan tinggi

Lion Siapkan 9 Penerbangan Umrah Per Minggu untuk Tangani Permintaan Tinggi

Key Strategy – Dalam Key Strategy mereka, Lion Group menghadirkan peningkatan frekuensi penerbangan umrah sebagai respons atas meningkatnya minat masyarakat. Perusahaan mengungkapkan bahwa sejak mengamati peningkatan permintaan yang signifikan, mereka telah menyesuaikan jadwal penerbangan menuju Jeddah. “Dengan Key Strategy ini, Lion Group berkomitmen untuk memastikan akses yang lebih mudah dan cepat bagi calon jamaah,” kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Group, dalam Press Conference BookCabin Travel Fair.

Dengan Key Strategy tersebut, Lion Group juga mengupayakan keterlibatan mitra biro perjalanan guna mengembangkan berbagai opsi layanan yang sesuai kebutuhan jamaah. Mereka menekankan pentingnya penyelarasan antara kebutuhan pasar dan penawaran penerbangan, agar dapat memenuhi preferensi beragam calon penumpang.

Key Strategy Lion Group mencakup perluasan jaringan penerbangan ke kota-kota strategis di Indonesia, seperti Pangkalan Bun, Pontianak, Ketapang, Palangkaraya, Solo, Semarang, Yogyakarta, Lampung, dan Bengkulu. Masyarakat dari wilayah-wilayah tersebut dapat menggunakan Batik Air untuk terbang ke Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah melalui Lion Air. Pengembangan ini menunjukkan upaya perusahaan untuk mengakomodasi permintaan dari segmen pasar yang lebih luas.

Penyesuaian Armada untuk Dukung Strategi Kunci

Dalam implementasi Key Strategy, Lion Air mengandalkan armada Airbus A330-300 dan Airbus A330-900 Neo yang mampu menampung hingga 433 penumpang per penerbangan. Dengan frekuensi sembilan kali seminggu, armada ini dapat menyediakan ribuan kursi untuk memenuhi kebutuhan jamaah umrah. Danang menjelaskan, penyesuaian jadwal dan armada ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi calon penumpang.

Key Strategy Lion Group juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Mereka menyatakan bahwa penggunaan teknologi canggih dalam pesawat serta penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadikan layanan penerbangan mereka menjadi pilihan utama bagi calon jamaah. Selain itu, layanan ini dirancang agar bisa mengakomodasi kebutuhan berbagai segmen, seperti keluarga besar, individu, atau kelompok umrah.

Paket Umrah yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Jamaah

Dalam rangka Key Strategy, Lion Group terus berkolaborasi dengan mitra biro perjalanan untuk menawarkan paket umrah yang beragam. Program yang tersedia mencakup durasi 9 hari, 12 hari, hingga 13 hari, sesuai dengan preferensi calon jamaah. “Key Strategy kami meliputi perluasan pilihan durasi perjalanan agar bisa menjangkau segala kalangan, baik yang ingin umrah singkat maupun jangka panjang,” ujar Danang.

BookCabin Travel Fair 2026 menjadi ajang penting untuk mengenalkan strategi ini. Pameran yang diadakan di Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Medan akan menawarkan berbagai layanan, termasuk tiket penerbangan, paket umrah, dan akomodasi. Key Strategy ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas perjalanan umrah dan mendorong pertumbuhan pasar secara berkelanjutan.

Leave a Comment