Bisnis

New Policy: Jatim deklarasikan diri sebagai provinsi event untuk dongkrak wisata

New Policy: Jawa Timur Menjadi Provinsi Event Terbanyak untuk Mengembangkan Wisata

New Policy – Dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor wisata, Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi merumuskan New Policy yang menempatkan provinsi ini sebagai pusat event dan kegiatan budaya, olahraga, serta sosial. Keputusan ini bertujuan untuk memperkuat daya tarik Jatim sebagai destinasi pariwisata yang dinamis, dengan mengoptimalkan potensi kegiatan lokal sebagai daya tarik utama bagi wisatawan. “Kami meluncurkan New Policy ini sebagai langkah strategis untuk menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi event terbanyak, yang akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wisata,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dengan New Policy ini, Jatim berkomitmen untuk menghadirkan berbagai acara yang inovatif, kreatif, dan menarik bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

Kegiatan Olahraga sebagai Pendorong Wisata

Sebagai contoh nyata dari New Policy, acara Malang Trail Runners (Mantra) 116 yang digelar di Pasuruan baru-baru ini menunjukkan keterlibatan Jatim dalam mengembangkan sport tourism. Kegiatan ini, yang memasuki tahun ke-10, kembali berlangsung setelah sempat terhenti karena pandemi. Mantra 116 menawarkan enam kategori jarak, mulai dari 10 hingga 116 kilometer, termasuk jalur baru bernama Lincening. Pemprov Jatim menekankan bahwa New Policy ini tidak hanya fokus pada jumlah event, tetapi juga kualitas dan dampak sosial ekonomi yang dihasilkan.

Mantra 116 juga berhasil menarik partisipasi dari 4.014 pelari internasional yang berasal dari 22 negara, termasuk Eropa, Afrika, dan Asia. “Kami yakin New Policy akan menjadi alat efektif untuk menarik wisatawan, khususnya dari luar negeri, yang tertarik mengikuti kegiatan dengan konsep eco-sport tourism,” jelas Evy Afianasari, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Acara ini tidak hanya memperkuat citra Jatim sebagai destinasi yang ramah wisatawan, tetapi juga meningkatkan keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan kawasan konservasi secara bijak.

Peluncuran Simaksi untuk Menjaga Lingkungan

Dalam rangka mendukung New Policy yang menekankan pariwisata berbasis alam, Pemprov Jatim telah menerbitkan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) untuk memperluas aksesibilitas Tahura Raden Soerjo sebagai lokasi event. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan di bawah New Policy tidak hanya menguntungkan sektor wisata, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem,” kata Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Jumadi. Simaksi ini menjadi bukti komitmen Jatim untuk menggabungkan pengembangan event dengan pelestarian lingkungan.

Dengan New Policy yang terus berkembang, Jatim berharap dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan mancanegara hingga 20% dalam tiga tahun ke depan. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan destinasi wisata secara kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. “Kami yakin New Policy akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan di Jawa Timur,” tambah Khofifah. Berbagai acara, termasuk event olahraga, budaya, dan sosial, akan menjadi bagian integral dari strategi ini.

“Dengan New Policy ini, Jawa Timur tidak hanya ingin menjadi tempat tujuan wisata yang populer, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang belum tergarap sepenuhnya,” ujar Khofifah dalam pidatonya saat acara Mantra 116. Ia menambahkan bahwa keberhasilan New Policy akan terukur dari peningkatan jumlah wisatawan, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing destinasi pariwisata Jatim di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, hampir 30% dari pengunjung wisatawan mengakui bahwa kegiatan yang diadakan di 38 kabupaten/kota adalah alasan utama mereka memilih Jatim sebagai destinasi. New Policy diharapkan dapat memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap keberagaman acara yang diselenggarakan, sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. Pemprov Jatim juga sedang merancang program pemasaran digital untuk mempromosikan event-event ini secara global.

Leave a Comment