Humaniora

Latest Update: Kemenkes siapkan X-ray bagi puskesmas di Bandung genjot skrining TB

Kemenkes Siapkan X-ray bagi Puskesmas di Bandung untuk Genjot Skrining TB

Latest Update – Bandung, Jawa Barat (ANTARA) – Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengumumkan rencana pemberian peralatan X-ray kepada Puskesmas M Ramdan di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya mempercepat skrining tuberkulosis (TB). Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa penggunaan rontgen ini akan mencakup seluruh puskesmas, sehingga memungkinkan pemeriksaan TB secara lebih efektif selama program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Nanti kita akan menyebarkan rontgen ke seluruh puskesmas, supaya mereka bisa melakukan pemeriksaan, dan terdeteksi kalau ada kasus TB di CKG. Ini masih dalam tahap penggodokan dan evaluasi pendanaan,”

kata Dante saat meninjau hasil skrining di puskesmas tersebut.

Peningkatan Skrining TB dengan X-ray

Dalam rangka meningkatkan deteksi dini TB, Kemenkes menekankan bahwa rontgen akan menjadi alat penting dalam mengidentifikasi gejala penyakit yang mungkin tidak terlihat pada pemeriksaan rutin. “Tuberkulosis memiliki tingkat keparahan yang beragam, dari stadium awal hingga akhir. Banyak kasus TB yang tidak terdeteksi oleh metode konvensional, sehingga X-ray bisa memperkuat skrining secara menyeluruh,” tambah Dante. Selain itu, ia menjelaskan bahwa alat ini akan diberikan secara bertahap untuk memastikan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk pelatihan tenaga kesehatan terkait pengoperasian X-ray.

Program ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah peserta CKG yang mendapatkan pemeriksaan TB, khususnya di wilayah yang rentan. “Kami menargetkan setidaknya 500 ribu warga Bandung dapat mengakses pemeriksaan TB secara gratis melalui CKG, termasuk rontgen,” ujar Dante. Ia juga menyebutkan bahwa X-ray akan mempercepat diagnosis, sehingga pasien bisa segera mendapatkan pengobatan.

“Skrining TB melalui X-ray bisa mengurangi waktu penungguan dan meminimalkan risiko penyebaran penyakit di masyarakat,”

tegasnya.

Pengembangan Program CKG Melalui Kerja Sama dengan Gojek

Dalam wawancara yang sama, Dante menyampaikan bahwa pemerintah akan melibatkan sekitar 1000 mitra pengemudi Gojek dalam pelaksanaan CKG minggu depan. “Kolaborasi dengan Gojek membantu menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama yang sulit mengakses layanan kesehatan di lokasi terpencil,” katanya. Pemeriksaan CKG mencakup berbagai penyakit, termasuk penyakit tidak menular seperti hipertensi, penyakit gigi, dan gagal ginjal, yang biasanya membutuhkan biaya antara Rp2 juta hingga Rp3 juta. Namun, melalui CKG, pemeriksaan tersebut diberikan secara gratis.

Dante juga menegaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan dana tambahan untuk memastikan program ini berjalan optimal. “Kami yakin, dengan adanya X-ray di Puskesmas, skrining TB akan lebih efektif dan bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia,” tambahnya. Ia menambahkan bahwa pemeriksaan TB melalui X-ray akan menjadi bagian dari kebijakan nasional untuk menekan angka penularan penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat R Vini Adiani Dewi mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan surat edaran untuk mendorong pelaksanaan CKG secara menyeluruh. “Seluruh puskesmas di Jawa Barat harus terlibat dalam CKG, termasuk pemeriksaan TB dengan X-ray,” katanya. Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya mengatasi kemiskinan, dengan fokus pada kesehatan sebagai salah satu aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Vini, penambahan X-ray di Puskesmas M Ramdan akan menjadi titik awal pengembangan skrining TB di wilayah Bandung. “Kami telah meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat, untuk memastikan keberlanjutan program ini,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa data yang diperoleh dari CKG akan digunakan sebagai dasar untuk evaluasi kinerja dan penyesuaian kebijakan kesehatan di masa depan.

Latest Update menunjukkan komitmen Kemenkes dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Dengan memperkenalkan X-ray ke Puskesmas, pemerintah ingin memastikan bahwa skrining TB tidak hanya menjadi bagian dari CKG, tetapi juga menjadi prioritas nasional. “Ini adalah langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat secara proaktif, terutama di tengah tantangan pandemi dan perubahan iklim,” pungkas Dante.

Leave a Comment