Indonesia

Mobil listrik kini ungguli mobil bensin di seluruh Eropa

Mobil Listrik Kini Ungguli Mobil Bensin di Seluruh Eropa

Mobil listrik kini ungguli mobil bensin di seluruh Eropa, mengukuhkan tren transisi ke energi bersih dalam industri otomotif. Menurut laporan Carscoops, permintaan mobil berbasis baterai (BEV) terus meningkat di berbagai pasar, termasuk Inggris dan negara-negara Organisasi Perdagangan Bebas dan Integrasi Ekonomi Antarnegara (EFTA). Pada Mei 2025, BEV berhasil menggeser mobil bensin murni ke posisi ketiga dalam kategori kendaraan terlaris, hanya kalah dari mobil hibrida konvensional. Ini menunjukkan bahwa mobil listrik sedang menjadi pilihan utama bagi konsumen yang semakin peduli pada lingkungan dan efisiensi bahan bakar.

Peran Merek Tiongkok dalam Peningkatan Penjualan

Perubahan ini tidak hanya dipengaruhi oleh kebijakan lingkungan, tetapi juga oleh peran dominan merek Tiongkok dalam pasar otomotif Eropa. Dalam bulan Mei 2025, penjualan BEV dari produsen Tiongkok mencapai 121.030 unit, hampir dua kali lipat dibandingkan Mei 2024. Hal ini memberi mereka pangsa pasar 10,7 persen, yang merupakan rekor pertama kali dicapai. Mobil listrik kini ungguli mobil bensin di beberapa negara, terutama di Eropa Barat, berkat strategi harga kompetitif dan teknologi baterai yang semakin canggih.

“Pada Mei 2025, mobil listrik berhasil menggeser mobil bensin murni ke posisi ketiga dalam jenis sistem penggerak yang paling banyak diminati,” tulis Carscoops. Laporan ini menegaskan bahwa mobilitas listrik sedang mengalami transformasi signifikan, dengan dominasi yang terus meningkat di pasar Eropa.

Peningkatan Registasi di Seluruh Wilayah Eropa

Dengan memasukkan Inggris, negara-negara EFTA (Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss), serta Uni Eropa, total registrasi mobil baru naik 3,6 persen menjadi 1,15 juta unit. Di Uni Eropa sendiri, registasi mobil baru meningkat 3,2 persen, mencapai 955.013 unit. Namun, BEV menjadi pengejut di pasar, dengan 950.521 unit terdaftar dalam lima bulan pertama tahun ini, memberi pangsa pasar 20 persen. Angka ini menunjukkan bahwa mobil listrik kini ungguli mobil bensin di sebagian besar wilayah Eropa, bahkan di pasar yang sebelumnya didominasi oleh kendaraan konvensional.

Mobil Listrik Ungguli Bensin di Pasar EFTA

Ketika mencakup EFTA dan Inggris, pangsa pasar BEV naik menjadi 21,4 persen, hanya sedikit di bawah mobil bensin yang mencapai 22,3 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh pasar Inggris dan negara-negara Nordik, yang menunjukkan adopsi mobil listrik paling tinggi. Tanpa kawasan tersebut, mobil bensin masih unggul di Uni Eropa, tetapi kecenderungan mengarah ke mobil listrik kini ungguli mobil bensin di banyak negara lain.

Penjualan BEV di Negara-Negara Utama

Peningkatan penjualan mobil listrik kini ungguli mobil bensin terutama terjadi di Italia, Prancis, dan Jerman. Di Italia, penjualan BEV melonjak 75,7 persen, sementara Prancis dan Jerman masing-masing mencatat kenaikan 55,4 persen dan 40,9 persen. Tesla tetap menjadi pelaku utama, dengan penjualan di Eropa hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Model Y kembali menjadi kendaraan listrik terlaris dengan 17.183 unit terjual, naik 68 persen.

Model 3 juga mencatat pertumbuhan signifikan, naik 198 persen menjadi 9.566 unit. Di sisi lain, mobil bensin mengalami penurunan, dengan permintaan menyusut 18,2 persen hingga Mei. Registrasi mobil diesel turun 16,6 persen, hanya menyumbang 7,6 persen dari total mobil baru di Uni Eropa. Prancis menjadi negara dengan penurunan terbesar, mencapai 36,8 persen, sementara Spanyol dan Jerman masing-masing mengalami penurunan 20,3 persen dan 18,5 persen. Penurunan ini memperkuat bahwa mobil listrik kini ungguli mobil bensin di banyak pasar.

Pertumbuhan Merek Tiongkok di Eropa

Penjualan mobil Tiongkok terus menguat, dengan merek seperti Geely Group, SAIC, dan BYD memperlihatkan kinerja luar biasa. Geely Group berhasil menjual 176.676 unit di Eropa, EFTA, dan Inggris, naik 6,5 persen dibandingkan Januari-Mei tahun sebelumnya. SAIC mengalami kenaikan 11,6 persen menjadi 141.490 unit, sementara BYD mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 145,2 persen, mencapai 135.307 unit. Pada Mei, BYD menjadi produsen Tiongkok dengan penjualan terbesar di Eropa, mengalahkan SAIC Motor dan merek MG.

Chery juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan penjualan merek Chery, Jaecoo, Jetour, dan Omoda melonjak 316 persen menjadi 122.843 unit. Leapmotor mencatat pertumbuhan fantastis sebesar 552,9 persen, menunjukkan bahwa mobil listrik kini ungguli mobil bensin tidak hanya menjadi tren, tetapi juga mendorong perubahan struktur pasar otomotif Eropa. Keberhasilan merek Tiongkok ini menjadi bagian dari pergeseran dominan mobil listrik kini ungguli mobil bensin di benua ini.

Leave a Comment