Kriminalitas

Kriminal sepekan – Polisi tes urine hingga ringkus pelaku narkoba

Kriminal sepekan, Polisi tes urine hingga ringkus pelaku narkoba

Kriminal sepekan – Jakarta – Sejumlah peristiwa kriminal dalam seminggu terakhir masih menjadi sorotan publik, termasuk tindakan polisi yang melakukan pemeriksaan urine terhadap pelaku kekerasan hingga menangkap tersangka narkoba. Berikut detail lima kasus yang terjadi:

Uji urine pelaku pemukulan

Dalam kasus kekerasan di Jagakarsa, petugas melakukan tes urine terhadap FRS (37), seseorang yang memukul pengendara motor dengan inisial AA di Lapangan Al Bainah, Jalan Moch Kahfi II, Cipedak, Jakarta Selatan. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan akan diumumkan lebih lanjut.

“Kita cek urine, dites urine. Nanti positif atau tidaknya, nanti saya infokan lagi,” ujarnya.

Penangkapan penjambret turis Prancis

Seorang pencuri ponsel di Kota Tua, Jakarta Barat, berhasil ditangkap saat berusaha mencari korban berikutnya. Peristiwa ini terjadi pada Senin (6/7) sore, ketika korban sedang berwisata di kawasan tersebut. Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M Zulfikar, mengatakan pelaku ditangkap sebelum ia melanjutkan aksinya.

Penggeledahan kasus korupsi

Tim gabungan dari Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penyisiran di 12 lokasi berbeda di Jakarta serta sekitarnya. Penyelidikan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan tiga perusahaan, yaitu PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.

Emas dan uang asing disita dari rumah mewah

Di Sentul, Bogor, petugas menyita puluhan kilogram emas batangan dan mata uang asing dari sebuah rumah berpenghuni. Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan tiga kasus korupsi serta TPPU yang sedang ditangani. Barang bukti tersebut dikumpulkan sebagai bukti dalam investigasi.

Penangkapan dua pelaku narkoba bersenjata

Polres Metro Jakarta Barat (Polres Jakbar) menangkap dua orang yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Tambora. Saat operasi, pelaku juga ditemukan membawa senjata tajam. Perwira pendamping, Kompol Widodo, menjelaskan bahwa aksi ini terjadi Jumat dini hari.

Leave a Comment