Lenggang Jakarta

Warga keluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung Lama di Kelapa Gading

Foto : Patricia Lopez - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Kerusakan Bangunan dan Jalan di Kelapa Gading Akibat Revitalisasi Kali Cakung Lama
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kerusakan Bangunan dan Jalan di Kelapa Gading Akibat Revitalisasi Kali Cakung Lama

Beritaturah.com – Warga Kampung Rawa Indah, tepatnya di RT 04/03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyampaikan keluhannya terkait dampak proyek revitalisasi Kali Cakung Lama. Sejumlah tembok rumah dan bangunan di beberapa RT serta Masjid Jami Al-Husna mengalami keretakan akibat aktivitas konstruksi yang berlangsung sejak November 2025.

Keretakan Tembok dan Gangguan Akses Jalan

Muhammad Ridho, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Husna, menjelaskan bahwa keretakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh pengerjaan revitalisasi kali di wilayah Kelapa Gading.

“Keretakan tembok dan bangunan terjadi diduga akibat adanya aktivitas pengerjaan revitalisasi Kali Cakung Lama, Kecamatan Kelapa Gading yang sudah berjalan sejak November 2025,” ujarnya di Jakarta pada Kamis.

Menurut Ridho, proyek pembangunan turap kali juga berdampak pada akses jalan di depan masjid yang mengalami kerusakan. Selain itu, kehadiran alat berat dalam proses pengerjaan menyebabkan kontur tanah di sekitar masjid menjadi miring dan menimbulkan debu yang mengganggu kenyamanan warga.

“Selain itu saat pekerjaan banyak debu yang meresahkan warga. Kontur tanahnya masjid ini jadi miring, karena ini dilewati oleh alat berat,” tambahnya.

Dampak Lanjutan dan Harapan Warga

Rusakanya tembok dan jalan di depan masjid tersebut merupakan konsekuensi dari proyek normalisasi kali, ditambah lalu lintas truk dan alat berat yang terus melintas. Setiap hari truk-truk beroperasi untuk mengeruk sedimen lumpur, sementara jalanan mengalami amblesan akibat mobil-mobil pengangkut tanah yang berlalu-lalang.

Warga berharap proyek ini segera rampung mengingat berbagai dampak negatif yang mereka rasakan. Mereka menginginkan kondisi kembali seperti semula, termasuk perbaikan bangunan yang rusak.

“Kami warga ingin secepatnya rampung pengerjaan ini dan ingin seperti sedia kala, artinya diperbaiki seperti sedia kala,” kata Ridho.

Di sisi lain, ia mengakui adanya manfaat dari revitalisasi kali ini. Kali yang sebelumnya terabaikan kini dapat dikeruk dan diperbaiki. Namun, menurutnya kontraktor seharusnya lebih peka terhadap kondisi bangunan warga di sekitar lokasi proyek.

“Jadi ada plusnya banyak, tapi negatifnya. Artinya manfaatnya juga banyak, dampaknya juga ada. Tapi harusnya mereka agak peka dalam proses pembangunan, lihat bangunan satu persatu,” jelasnya.

Sejarah Usulan dan Wilayah Terdampak

Proyek revitalisasi kali ini merupakan inisiatif Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Roni, Ketua RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, menyebutkan bahwa usulan perbaikan kali sebenarnya telah diajukan warga sejak tahun 2010, namun baru terealisasi saat ini. Kawasan tersebut memang sering dilanda banjir setiap musim hujan.

“Di sini tiap tahun banjir. Kalau usulan dari 2010 sudah, baru sekarang ini terlaksana,” kata Roni.

Saat ini, tiga RT telah terdampak oleh pengerjaan revitalisasi, yaitu RT 06, RT 05, dan RT 04. Lokasi dengan akses jalan sempit ini menjadi jalur alat berat yang tidak jarang menyenggol rumah warga dan merusak asbes atap.

Sebelumnya, warga juga mengeluhkan pembangunan turap di Kali Cakung Lama yang melintasi wilayah Kelapa Gading dan Cilincing, Jakarta Utara. Terputusnya akses jalan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga menyebabkan rusaknya pipa PAM yang mengalirkan air bersih. Kerugian ini terutama dirasakan oleh warga RT 04/03 Kelurahan Pegangsaan Dua.

Proyek Turap yang Terhambat

Pembangunan turap Kali Cakung Drain dikerjakan di kedua sisi sungai. Sisi kanan berada di wilayah RW 10, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, sedangkan sisi kiri masuk ke wilayah RW 03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

Pengerjaan turap mencakup wilayah RT 01 hingga RT 07/RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua. Namun, menurut Ketua RT 04/03 Farid, proyek ini telah berjalan lebih dari lima bulan dan masih mengalami keterlambatan.

“Pengerjaan turap mulai dari wilayah RT 01-07/RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading. Cuma persoalannya sudah 5 bulan lebih dan sampai hari ini masih mangkrak seperti ini,” kata Farid.

Warga berharap kontraktor dapat duduk bersama untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang muncul selama proses pembangunan berlangsung.

Frequently Asked Questions

What is Warga keluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung?

Warga keluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Warga keluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung matter?

Warga keluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment