Lifestyle

Tas besar jadi tren fesyen pria, dipakai Erling hingga Harry Styles

Foto : Christopher Moore - beritaturah.com

Tas Besar Jadi Tren Fesyen Pria yang Mengubah Gaya Berpakaian Modern

Beritaturah.com – Dunia fesyen pria sedang mengalami perubahan yang cukup dramatis. Salah satu perkembangan yang paling mencolok adalah bagaimana tas besar jadi tren fesyen pria yang semakin populer di kalangan pria muda maupun dewasa. Sebelumnya, aksesori bawaan pria cenderung minimalis dengan tas selempang kecil atau mini bag yang praktis namun sederhana. Kini, paradigma tersebut bergeser seiring dengan adopsi tas berukuran besar yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi statement fashion yang powerful.

Fenomena ini semakin terlihat jelas ketika para selebritas dan atlet ternama mulai memamerkan koleksi tas mewah mereka. Seperti yang dilaporkan oleh majalah InStyle pada hari Jumat (10/7) waktu setempat, tren ini tidak hanya terbatas pada satu kalangan tertentu, melainkan meluas ke berbagai sektor publik yang berpengaruh. Dari tas tote hingga tas tangan mewah, ukuran besar menjadi ciri khas yang semakin banyak diminati.

Figur Publik yang Memimpin Perubahan Gaya

Erling Haaland, bintang sepak bola asal Norwegia, menjadi salah satu wajah paling menonjol dalam tren ini. Melalui unggahan di media sosialnya, Haaland menunjukkan koleksi tas mewah dari Hermès yang ia miliki. Model-model langka seperti Hermès HAC 50 dan Kelly Dépêches menjadi pilihan favoritnya, menunjukkan bahwa tas besar bukan sekadar aksesori, tetapi juga investasi fashion.

Nicholas Hoult juga ikut serta dalam gelombang tren ini. Saat menjalani tur promosi untuk film “Superman”, aktor tersebut tampil dengan tas tote berukuran besar yang menambah kesan stylish dalam penampilannya. Di sisi lain, Pedro Pascal terlihat membawa Bottega Veneta Andiamo Messenger saat menghadiri Festival Film Cannes ke-78, membuktikan bahwa tren ini juga merambah dunia perfilman internasional.

Jacob Elordi pun tidak mau ketinggalan. Aktor muda ini beberapa kali terlihat mengenakan tas desainer berukuran besar dalam berbagai kesempatan, baik di acara formal maupun casual. Kehadiran mereka bersama Harry Styles, Bad Bunny, dan A$AP Rocky menunjukkan bahwa tas besar jadi tren fesyen pria yang benar-benar global dan lintas generasi.

Tren tas berukuran besar menandai perubahan dalam fesyen pria yang kini lebih terbuka terhadap eksplorasi aksesori, baik dari segi ukuran, warna, maupun desain. Ini bukan sekadar mengikuti mode, tetapi juga bentuk ekspresi diri yang lebih bebas.

Makna Lebih Dalam di Balik Tren Tas Besar

Tren ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar mengikuti mode sesaat. Harry Styles, Bad Bunny, dan A$AP Rocky dikenal kerap memadukan elemen busana yang selama ini dianggap feminin ke dalam gaya berpakaian pria. Kehadiran tas besar dalam koleksi mereka menunjukkan bahwa batasan gender dalam fesyen semakin longgar dan lebih inklusif.

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan tas berukuran besar tidak serta-merta mencerminkan pandangan seseorang terhadap isu gender. Namun, fesyen dinilai menjadi ruang untuk mengeksplorasi identitas dan gaya personal sebelum perubahan tersebut diterima lebih luas oleh masyarakat. Dengan kata lain, tas besar jadi tren fesyen pria yang juga merepresentasikan kebebasan berekspresi.

Para perancang busana pun mulai merespons tren ini dengan menciptakan koleksi yang lebih variatif. Dari bahan kulit premium hingga kain kanvas yang lebih casual, pilihan untuk tas besar semakin beragam. Hal ini memungkinkan pria dari berbagai latar belakang dan budget untuk berpartisipasi dalam tren yang sedang berkembang pesat ini.

Leave a Comment