Lintas Kota

Petugas damkar korban balok beton di Jaktim kini stabil dan sadar

Petugas Damkar yang Terkena Balok Beton di Jaktim Kini Sudah Stabil

Petugas damkar korban balok beton di Jaktim – Jakarta – mengalami perubahan drastis dalam kondisi kesehatannya setelah menerima perawatan medis intensif. Insiden yang terjadi di Kantor DLH Provinsi DKI Jakarta, Cililitan, Jakarta Timur, menimpa seorang petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta yang sedang menjalankan tugas kerja bakti. Menurut Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, korban tersebut kini telah sadar dan berada dalam kondisi stabil, menjadikan peristiwa ini sebagai titik balik dari keadaan darurat yang terjadi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun cedera serius mengancam kesehatannya.

Kondisi dan Respons Darurat

Menurut informasi yang diterima, kejadian terjadi ketika petugas sedang berada di dalam kendaraan pemadam untuk memindahkan posisi unit kebakaran. Tiba-tiba, balok beton jatuh secara tak terduga dan menimpa bagian depan kendaraan, menyebabkan benturan keras yang berpotensi menghancurkan tubuh korban. Bayu Meghantara menjelaskan bahwa insiden ini terjadi pada hari Sabtu, dan tim medis serta petugas darurat segera tiba di lokasi untuk menangani korban. Petugas yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk CT scan pada kepala sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada kerusakan internal yang serius.

Kondisi petugas damkar korban balok beton di Jaktim secara berangsur membaik, bahkan ia sudah dapat berkomunikasi dengan tim medis dan menjelaskan secara detail kejadian tersebut. “Kondisi petugas yang terkena cedera saat ini telah membaik, bahkan ia sudah bisa berkomunikasi dengan tim medis,” kata Bayu Meghantara di Jakarta, Sabtu. Petugas tersebut mengalami cedera pada bagian dada, tangan, dan leher, namun tidak terdapat kerusakan yang mengancam nyawanya. Dinas Gulkarmat mengungkapkan bahwa proses pemulihan sedang berjalan dengan baik, dan korban dinyatakan sudah stabil dalam 24 jam setelah diterima di rumah sakit.

Penyebab Insiden dan Prosedur Evakuasi

Insiden ini diawali dengan kegiatan kerja bakti di lingkungan Kantor DLH Provinsi DKI Jakarta, yang diikuti oleh sejumlah petugas damkar korban balok beton di Jaktim. Menurut Bayu, kejadian terjadi ketika petugas yang berinisial IS sedang menjalankan tugas perpindahan unit pemadam. Pemindahan tersebut dilakukan dalam kondisi normal, namun tiba-tiba balok beton jatuh tanpa ada tanda-tanda kecelakaan sebelumnya. Dengan cepat, petugas darurat melakukan evakuasi, memastikan tidak ada korban lain yang terkena dampak dari kejadian tersebut.

Dinas Gulkarmat mengambil langkah pencegahan dengan memastikan area kejadian kini aman dan tidak terdapat potensi bahaya susulan. Selain itu, kendaraan yang rusak segera dijegal oleh SCC Sudin Gulkarmat Jakarta Timur bersama Perwira Piket. Unit evakuasi diterjunkan untuk mensterilkan lokasi serta mengangkut kendaraan rusak ke Kantor Sudin Gulkarmat. Proses evakuasi berjalan lancar, dan semua petugas yang terlibat dalam kejadian tersebut segera kembali ke posisi masing-masing setelah memastikan kondisi korban tidak memburuk.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menegaskan bahwa insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa, tetapi pihaknya tetap melakukan observasi lanjutan sebagai antisipasi. Pemantauan medis terus dilakukan untuk memastikan tidak ada komplikasi yang mungkin terjadi. Dinas Gulkarmat juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan darurat, termasuk petugas darurat, tim medis, dan masyarakat sekitar yang membantu proses evakuasi.

Dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, Dinas Gulkarmat telah memeriksa kembali kondisi infrastruktur di sekitar Kantor DLH. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan para petugas damkar korban balok beton di Jaktim untuk tetap waspada saat melakukan tugas di lingkungan kantor atau area kerja yang rawan bahaya. “Kami telah menegaskan bahwa seluruh area kini aman dan aktivitas dapat dilanjutkan seperti biasa,” tambah Bayu dalam wawancara terpisah. Perusahaan jasa konstruksi yang bertugas di Kantor DLH juga melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan untuk memastikan tidak ada kelemahan yang bisa menyebabkan kecelakaan serupa.

Kondisi petugas damkar korban balok beton di Jaktim terus dipantau oleh tim medis. Pemulihan cedera dilakukan secara bertahap, mulai dari pemeriksaan fisik hingga pemberian perawatan intensif. Menurut laporan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, korban tidak mengalami cedera yang berat dan bisa

Leave a Comment