Rilis Pers

WIKA Percepat Pembangunan Bendungan Jenelata untuk Perkuat Ketahanan Air dan Pengendalian Banjir

Foto : Susan Thomas - beritaturah.com

WIKA Percepat Pembangunan Bendungan Jenelata

Beritaturah.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau yang dikenal sebagai WIKA sedang mempercepat pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Proyek strategis nasional ini dirancang untuk memperkuat ketahanan air dan mengendalikan banjir di wilayah tersebut. Dengan kapasitas yang signifikan, bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga menyediakan air baku, mendukung sektor pertanian melalui sistem irigasi, serta meningkatkan ketahanan energi daerah.

Progres Konstruksi yang Optimal

Hingga pertengahan tahun 2026, proyek pembangunan Bendungan Jenelata telah mencapai progres fisik sebesar 32,49 persen. Tim konstruksi WIKA saat ini fokus pada penyelesaian struktur utama spillway yang dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung. Beberapa pekerjaan paralel yang sedang berjalan meliputi pembangunan jalan akses, relokasi bangunan, serta aktivitas penunjang lainnya. Seluruh pelaksanaan proyek dinilai berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan aspek kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.

Visi Jangka Panjang WIKA

Ngatemin, Corporate Secretary WIKA, menjelaskan bahwa Bendungan Jenelata merupakan salah satu proyek strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan proyek agar tetap aman dan sesuai target. Melalui pendekatan yang terintegrasi, WIKA memastikan setiap tahap konstruksi berjalan dengan optimal.

“WIKA berkomitmen menjaga pelaksanaan Proyek Bendungan Jenelata agar tetap berjalan aman, tepat mutu, dan sesuai target. Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui pengendalian banjir, penyediaan air baku, dukungan terhadap sektor pertanian, serta mendorong pembangunan wilayah yang berkelanjutan,” ujar Ngatemin.

Inovasi Teknologi dalam Konstruksi

Dalam menjalankan proyek ini, WIKA mengadopsi berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Pemanfaatan Building Information Modeling (BIM) memungkinkan pemodelan konstruksi secara tiga dimensi yang lebih akurat. Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) juga diterapkan untuk pengelolaan proyek yang lebih terintegrasi. Selain itu, penggunaan panel surya dan kendaraan operasional berbasis listrik menjadi bagian dari implementasi konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Bendungan Jenelata diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas pengendalian banjir di kawasan hilir Sungai Jeneberang. Ketersediaan air baku dan layanan irigasi pertanian juga akan terjamin dengan adanya infrastruktur ini. Potensi pembangkit listrik tenaga air akan mendukung ketahanan energi nasional. Lebih jauh lagi, proyek ini membuka peluang pengembangan ekonomi baru di sektor pariwisata dan perikanan. Melalui proyek ini, WIKA terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Dengan percepatan pembangunan yang dilakukan, Bendungan Jenelata diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan air nasional. Kehadiran bendungan ini akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir dan kekeringan di wilayah Sulawesi Selatan.

Leave a Comment