Politik

Nanik S Deyang resmi mundur dari Kepala BGN, ini alasannya

Foto : Emily Miller - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Jabatan Kepala BGN: Alasan Kesehatan Menjadi Prioritas
  2. Related Reading

Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Jabatan Kepala BGN: Alasan Kesehatan Menjadi Prioritas

Beritaturah.com – Jakarta – Nanik S Deyang resmi mundur dari posisi strategis sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan penting ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dengan alasan utama terkait kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan intensif. Langkah pengunduran diri ini mendapat tanggapan positif dari Istana Kepresidenan setelah mempertimbangkan kebutuhan medis sang pemimpin lembaga.

Nanik Sudaryati Deyang telah dipercaya memimpin BGN selama sekitar satu setengah bulan. Selama periode singkat tersebut, ia fokus pada evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta melakukan peninjauan terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Evaluasi menyeluruh ini mencakup hampir 28.000 SPPG untuk memastikan standar kualitas program nasional.

Konfirmasi Resmi dari Istana Kepresidenan

Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, mengonfirmasi secara resmi bahwa Nanik telah berpamitan kepada Presiden Prabowo. Menurut Dirgayuza, pengunduran diri ini murni didasari oleh pertimbangan kesehatan, bukan karena persoalan kinerja atau faktor lainnya.

Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, ungkap Yuza seperti yang dikonfirmasi dari Jakarta pada Rabu.

Pernyataan ini menegaskan bahwa keputusan Nanik S Deyang resmi mundur diambil setelah melalui proses pertimbangan matang. Presiden Prabowo menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan Nanik dan menyetujui pengunduran dirinya dengan penuh pengertian.

Pengobatan Jantung di Luar Negeri sebagai Alasan Utama

Nanik berencana menjalani serangkaian pengobatan jantung di luar negeri. Langkah ini diambil untuk mendapatkan pemeriksaan komprehensif dan second opinion dari para ahli medis internasional. Dalam unggahan pribadinya, Nanik menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden yang memahami kondisinya.

Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN, ungkap Nanik dalam unggahannya.

Komitmen Nanik untuk tetap mengawasi BGN menunjukkan dedikasinya terhadap lembaga yang dipimpinnya. Ia berharap dapat memberikan kontribusi maksimal meskipun tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN.

Evaluasi Program MBG dan Masa Depan di BGN

Selama memimpin BGN, Nanik melakukan berbagai langkah strategis termasuk menghentikan ekspansi dapur di wilayah tertentu dan menemukan ratusan SPPG yang dinilai bermasalah. Ia juga mengelompokkan ribuan dapur berdasarkan standar mutu untuk memastikan efektivitas program nasional.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menyebut dirinya masih akan tetap berkontribusi dalam pengawasan lembaga tersebut. Ia mengungkapkan adanya kemungkinan pembentukan Dewan Pengawas BGN dan dirinya diminta untuk ikut berperan dalam struktur pengawasan tersebut.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pengunduran Diri Nanik S Deyang

1. Kapan Nanik S Deyang resmi mundur dari jabatan Kepala BGN? Nanik S Deyang resmi mundur pada hari Rabu setelah menyampaikan keputusannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

2. Apa alasan utama Nanik S Deyang resmi mundur? Alasan utamanya adalah kebutuhan untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri demi pemulihan kesehatan yang optimal.

3. Apakah Nanik S Deyang akan meninggalkan BGN sepenuhnya? Tidak, Nanik diminta tetap ikut mengawasi BGN dan kemungkinan akan berperan dalam Dewan Pengawas yang akan dibentuk.

4. Berapa lama Nanik S Deyang memimpin BGN? Nanik memimpin BGN selama sekitar satu setengah bulan sebelum memutuskan untuk mundur.

5. Bagaimana respons Presiden terhadap pengunduran diri Nanik? Presiden Prabowo menyetujui pengunduran diri Nanik dengan penuh pengertian dan meminta ia tetap berkontribusi dalam pengawasan BGN.

Leave a Comment