Jasa Marga Sebut Progres Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Capai 98 Persen
Beritaturah.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi mengonfirmasi bahwa proyek strategis nasional untuk pembangunan jalan tol Jogja-Solo pada ruas Prambanan-Purwomartani telah mencapai tahap penyelesaian sebesar 98 persen. Jasa Marga sebut progres pembangunan ini sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah infrastruktur Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Direktur Utama perusahaan tersebut, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan informasi penting ini setelah melakukan pertemuan resmi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Yogyakarta pada hari Kamis lalu.
“Kami melaporkan dari Tol Jogja-Solo termasuk dengan penambahan dari Purwomartani yang sekarang. Sudah siap 98 persen dari Prambanan sampai Purwomartani,” ujar Rivan Achmad Purwantono dalam konferensi pers.
Menurut Rivan, terdapat penambahan infrastruktur signifikan di wilayah Purwomartani yang merupakan bagian dari Kabupaten Sleman, DIY. Penambahan ini berupa elevated atau jembatan yang menghubungkan menuju Bokoharjo. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan Adisutjipto sekaligus memberikan akses alternatif bagi masyarakat yang menuju Bantul, Gunungkidul, maupun menggunakan Jalan Raya Wonosari.
Percepatan Pembangunan di Beberapa Ruas Strategis
Jasa Marga juga melaporkan kemajuan pembangunan pada ruas Jombor sampai Trihargo hingga mencapai Sleman Junction. Ruas ini nantinya akan terhubung dengan tol Jogja-Bawen yang membentang hingga wilayah Banyurejo. Selain itu, sesuai arahan Gubernur DIY, pembangunan pada koridor Maguwoharjo sampai Jombor akan dipercepat. Progres pembangunan jalan di sekitar ring road juga akan ditingkatkan agar dapat segera dilintasi oleh pengguna jalan.
“Ini akan ada perubahan juga yang tadinya dari Wates ke YIA (Yogyakarta International Airport) akan diubah percepatan sesuai dengan saran Ngarso Dalem terhadap percepatan khususnya dari Maguwoharjo menuju ke Jombor,” tambah Rivan.
Gubernur DIY Puas dengan Kemajuan Proyek Infrastruktur
Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa progres pembangunan jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen sesuai laporan Jasa Marga berjalan tanpa kendala. Bahkan, kemajuan yang ditunjukkan sangat signifikan. Pembebasan lahan dan aspek lainnya dilaporkan berjalan lancar, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Ya diharapkan nanti bisa dipercepat pembangunan jalan tol, kalau pembebasan dan sebagainya tadi laporannya tidak ada masalah, lancar, sehingga bisa diselesaikan sesuai dengan waktu yang ada,” ungkap Sri Sultan.
Sri Sultan juga berharap agar setiap permasalahan teknis yang muncul dalam proyek pembangunan jalan tol tersebut dapat segera ditangani. Dengan demikian, pekerjaan konstruksi dapat berjalan optimal dan sesuai harapan masyarakat. Jasa Marga sebut progres pembangunan ini sebagai indikator positif bahwa target penyelesaian proyek dapat tercapai lebih cepat dari jadwal awal.
“Kalau masalah-masalah teknis saya kurang ngerti, problemnya apa gitu, kalau saya menerima yang penting pekerjaannya baik, itulah yang saya inginkan,” pungkas Sri Sultan Hamengku Buwono X.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Jalan Tol Jogja-Solo
Kapan jalan tol Jogja-Solo akan selesai sepenuhnya? Berdasarkan laporan terbaru, jalan tol Jogja-Solo pada ruas Prambanan-Purwomartani telah mencapai 98 persen progres pembangunan. Penyelesaian total diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Apa manfaat utama elevated Purwomartani-Bokoharjo? Elevated ini berfungsi untuk mengurangi kemacetan di jalan Adisutjipto dan memberikan akses alternatif bagi masyarakat yang menuju Bantul, Gunungkidul, dan Jalan Raya Wonosari.
Bagaimana hubungan tol Jogja-Solo dengan tol Jogja-Bawen? Ruas Jombor sampai Trihargo akan terhubung dengan tol Jogja-Bawen yang membentang hingga wilayah Banyurejo, menciptakan koridor transportasi yang lebih efisien di Jawa Tengah dan DIY.
Apakah ada percepatan pembangunan pada koridor tertentu? Ya, sesuai arahan Gubernur DIY, pembangunan pada koridor Maguwoharjo sampai Jombor akan dipercepat untuk mendukung konektivitas dengan Bandara YIA.
