Humaniora

Latest Program: Ariyanti rasakan manfaat nyata JKN saat kaki mertua harus diamputasi

Ariyanti Rasakan Manfaat Nyata JKN Saat Kaki Mertua Harus Diamputasi

Latest Program – Di Manado, Ariyanti Sangaji, warga Desa Wamama, Morotai Selatan, Maluku Utara, merasakan manfaat langsung dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ketika mertuanya mengalami kondisi serius yang membutuhkan tindakan medis. Situasi ini menjadi bukti bagaimana JKN tidak hanya sebagai perlindungan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa percaya diri kepada keluarga dalam menghadapi krisis medis.

Pengalaman Awal yang Tak Disangka

Ariyanti menceritakan bahwa kondisi mertuanya awalnya tampak biasa—sebuah luka kecil di kaki yang dianggap remeh oleh keluarga. “Kami pikir cedera tersebut bisa sembuh dengan perawatan sederhana di rumah,” ujarnya. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, luka tersebut semakin parah, dengan warna kaki yang memudar dan aroma tidak sedap yang mengganggu.

“Luka melebar, kaki menghitam, dan bau tidak enak membuat kami khawatir,” tambah Ariyanti.

Langkah Darurat dan Peran JKN

Setelah kondisi memburuk, keluarga memutuskan membawa mertuanya ke rumah sakit. Pemeriksaan menunjukkan bahwa luka tersebut adalah komplikasi dari diabetes melitus, sehingga diperlukan tindakan cepat. “Kami terkejut saat dokter menyatakan bahwa kaki ibu harus diamputasi,” kenang Ariyanti.

“Pikiran kami terbelah antara rasa takut untuk kondisi ibu dan kekhawatiran soal biaya pengobatan,” tambahnya.

Saat situasi semakin kritis, petugas kesehatan memberikan informasi bahwa biaya perawatan dapat ditanggung melalui JKN karena kepesertaan BPJS Kesehatan masih aktif. “Ini menjadi momen yang memudahkan kami, karena tidak perlu repot mengurus dana besar,” ujar Ariyanti.

Kualitas Layanan dan Kesadaran Masyarakat

Dalam proses perawatan, Ariyanti juga mengapresiasi layanan kesehatan yang diterima. “Tenaga medis memberikan penjelasan yang jelas dan pendampingan yang memudahkan kami memahami langkah-langkah pengobatan,” katanya. Pengalaman ini memperkuat keyakinannya bahwa program JKN adalah aset penting bagi keluarga.

Kisah Ariyanti mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kepesertaan JKN. “Kadang kita merasa sehat dan lupa bahwa keadaan darurat bisa datang kapan saja,” katanya. “Dengan JKN, kami tidak lagi takut menghadapi penyakit yang tidak terduga.”

Program JKN terus menjadi komitmen pemerintah untuk memastikan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh rakyat. Ariyanti berharap pengalaman keluarganya menjadi contoh bagi banyak orang untuk menjaga kepesertaan dan memanfaatkan manfaat JKN secara optimal.

Leave a Comment