Humaniora

Gubernur: Setelah tiba di Sulteng saya tinjau lokasi terdampak gempa

Gubernur: Setelah Tiba di Sulteng Saya Tinjau Lokasi Terdampak Gempa

Gubernur – Pada Selasa malam, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid segera mengambil langkah nyata setelah tiba di daerah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya. Sebagai pemimpin provinsi, ia menekankan pentingnya respons cepat dan koordinasi terpadu antarinstansi dalam mengatasi dampak gempa serta memastikan keamanan warga. Fokus utama kunjungan ini adalah mengevaluasi kondisi di lokasi-lokasi yang paling parah terkena guncangan, termasuk rumah-rumah penduduk dan infrastruktur vital yang rusak.

Pemimpin Provinsi Langsung Tinjau Lokasi Terdampak

Setelah kembali dari Jakarta, Gubernur Anwar Hafid langsung melakukan inspeksi lapangan di beberapa area kritis. Ia menyatakan bahwa sebagai bagian dari tugas pemerintahan, ia ingin memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah dan pusat telah tepat sasaran. “Saya berada di Jakarta menjalankan tugas pemerintahan. Malam ini, saya akan kembali ke Sulteng dan segera meninjau kondisi di daerah terdampak,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam pernyataan tertulis yang diterima di Palu, Selasa.

Menurut laporan, gempa yang berpusat di daratan sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu telah menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah. Gubernur menekankan bahwa kepanikan warga harus dihindari, dan penting untuk mengikuti arahan dari pemerintah serta otoritas terkait. “Jangan mudah terpengaruh dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ikuti prosedur keselamatan dan imbauan dari pemerintah maupun instansi berwenang,” tambahnya.

Evakuasi dan Penanganan Korban Dilakukan secara Terpadu

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid memberikan instruksi kepada kepala daerah di lima kabupaten terdampak, yaitu Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, dan Poso. Ia meminta mereka segera melakukan evakuasi massal, mengecek kondisi warga, serta mempersiapkan posko pengungsian dan dapur umum. “Ini adalah kesempatan untuk menilai langsung kondisi di lapangan dan menyesuaikan strategi penanggulangan bencana,” jelas gubernur dalam instruksi yang diberikan.

Basarnas Palu bersama BPBD, TNI, Polri, dan lembaga lainnya terus memantau serta mengumpulkan data dampak gempa. Tim SAR juga telah dikerahkan ke Universitas Tadulako (Untad) untuk mengevaluasi kerusakan pada plafon bangunan yang dilaporkan. Selain itu, infrastruktur vital seperti rumah sakit dan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri tetap beroperasi, meski terjadi kepanikan warga akibat getaran kuat yang dirasakan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Tojo Una-Una.

Dari data sementara hingga pukul 13.30 WITA, delapan orang mengalami cedera akibat gempa. Dua warga mengalami luka berat akibat patah tulang dan benturan di kepala di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal menyampaikan bahwa korban yang terluka saat ini mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Torabelo, Kabupaten Sigi. “Jumlah korban sebanyak delapan orang. Tidak ada korban meninggal dunia,” kata Rizal dalam keterangan resmi.

Evakuasi terhadap warga yang berada di area rentan selama gempa berlangsung efektif. Tim penanggulangan bencana bergerak cepat untuk menemukan korban yang terdampak dan mengirimkan bantuan darurat. Gubernur juga menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak, termasuk masyarakat, dalam membangun kembali area yang rusak. “Saya percaya bahwa dengan persatuan dan kesatuan, Sulteng bisa pulih lebih cepat,” ujarnya dalam wawancara singkat dengan media.

Kegiatan meninjau lokasi terdampak gempa bukan hanya untuk melihat kerusakan, tetapi juga untuk memastikan bahwa semua kebutuhan warga telah terpenuhi. Gubernur menyatakan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan dalam bentuk bantuan logistik, medis, dan rehabilitasi. “Pemerintah daerah dan pusat akan bekerja sama untuk memastikan bahwa masyarakat tidak kehilangan harapan,” tegasnya, menegaskan komitmen dalam mengatasi krisis yang terjadi.

Leave a Comment