Humaniora

Wamen Dikdasmen dorong transformasi digital sektor pendidikan

566899
Foto : Christopher Moore - beritaturah.com
Table of Contents
  1. Transformasi Digital Pendidikan Didorong Melalui Peluncuran Aplikasi Bungo Pintar
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Transformasi Digital Pendidikan Didorong Melalui Peluncuran Aplikasi Bungo Pintar

Beritaturah.com – Bungo, Jambi — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menekankan pentingnya transformasi digital dalam memperkuat inovasi pembelajaran di lingkungan sekolah. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menghadiri acara peluncuran aplikasi “Bungo Pintar” yang diselenggarakan di Kantor Bappeda Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada hari Jumat.

Integrasi Aplikasi Daerah ke Super App Nasional

Fajar Riza menyatakan bahwa inovasi digital ini sangat selaras dengan upaya Kementerian Pendidikan. “Inovasi digital ini sangat cocok dan sejalan dengan apa yang kami upayakan di Kementerian, yaitu memperkuat inovasi pembelajaran berbasis digital,” ujarnya.

Menurut Wamen, pada akhir tahun 2024, Kemendikdasmen telah mencatat lebih dari seribu aplikasi yang terdaftar. Berdasarkan arahan Menteri Pendidikan, seluruh aplikasi tersebut kemudian digabungkan menjadi satu platform tunggal yang dikenal sebagai super app dengan nama Rumah Pendidikan.

“Rumah Pendidikan adalah super app yang menggabungkan ratusan aplikasi yang selama ini diproduksi dan dipakai di Kementerian Pendidikan. Kami mendorong agar aplikasi-aplikasi daerah, seperti Bungo Pintar, dapat terintegrasi atau mendukung ekosistem Rumah Pendidikan,” ungkapnya.

Wamen juga mengajak para guru serta pemangku kepentingan pendidikan untuk mengunduh dan memanfaatkan Rumah Pendidikan sebagai sumber belajar digital utama. Ia additionally menyampaikan bahwa aplikasi ini telah meraih prestasi gemilang di kancah internasional.

Pengakuan Dunia untuk Aplikasi Rumah Pendidikan

Aplikasi Rumah Pendidikan yang diluncurkan oleh Kemendikdasmen pada tahun 202 berhasil meraih juara pertama dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) yang diselenggarakan di Swiss. Penghargaan prestisius ini diberikan oleh badan khusus di bawah PBB, karena aplikasi tersebut dinilai berhasil mengungguli aplikasi dari 122 negara dan lebih dari 1.500 aplikasi yang diperlombakan.

Fajar menjelaskan bahwa pengakuan internasional tersebut membuktikan bahwa transformasi digital pendidikan di Indonesia berjalan dengan baik dan dapat menjadi model bagi dunia. Capaian ini juga pernah diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Fajar menegaskan dukungan penuh kementerian terhadap inisiatif-inisiatif digital yang dikembangkan di daerah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan inovasi yang sesuai dengan konten kedaerahan atau konteks lokal.

“Kami sangat mendukung dan senang dengan adanya aplikasi Bungo Pintar ini, karena inovasi digital daerah yang sesuai konteks lokal akan memperkaya sumber belajar bagi peserta didik,” jelasnya.

Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pendidikan Berkualitas

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar pembangunan pendidikan berjalan merata dan program prioritas dapat dipercepat penyelesaiannya.

Terkait peluncuran aplikasi Bungo Pintar, ia menilai inovasi digital ini bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi lebih kepada komitmen nyata untuk memotong birokrasi dan membuka akses informasi pendidikan yang transparan.

“Hadirnya Bungo Pintar membuka pintu lebar-lebar bagi transparansi pendidikan, kemudahan akses informasi, dan percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bungo,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bungo, Dedy Putra, menyampaikan bahwa aplikasi Bungo Pintar termasuk dalam salah satu visi misi Bungo baru, yaitu menjadikan Bungo sebagai pusat pendidikan Jambi wilayah barat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pendidikan agar semua orang bisa mengaksesnya.

“Program Bungo Pintar juga akan diajarkan kepada anak-anak tingkat SD membaca Al Qur’an sampai tingkat SMA, Pemerintah Kabupaten Bungo terus menggalakkan program keagamaan dan pendidikan, termasuk peluncuran program pendukung lainnya,” ungkap Dedy.

Frequently Asked Questions

What is Wamen Dikdasmen dorong transformasi digital sektor?

Wamen Dikdasmen dorong transformasi digital sektor is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Wamen Dikdasmen dorong transformasi digital sektor matter?

Wamen Dikdasmen dorong transformasi digital sektor matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment