Pemkot Jaksel perkuat pencegahan stunting lewat kelas calon pengantin Secanting untuk generasi sehat
Beritaturah.com – Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus Pemkot Jaksel perkuat pencegahan stunting melalui program inovatif yang menyasar calon pengantin sebagai generasi muda yang akan membangun keluarga. Program edukasi bertema Sehat Ceria Tanpa Stunting atau yang lebih dikenal dengan singkatan Secanting ini telah diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan oleh FIF Astra dalam mendukung kesehatan masyarakat Jakarta Selatan.
Upaya preventif ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkot Jaksel untuk memastikan angka stunting dapat ditekan secara signifikan. Melalui kelas calon pengantin, para peserta tidak hanya mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi, tetapi juga pemahaman mendalam tentang pentingnya nutrisi optimal bagi calon ibu dan ayah. Program ini dirancang khusus untuk membekali calon pasangan suami istri dengan pengetahuan yang dapat langsung diaplikasikan dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Target Penurunan Stunting Menuju 2030
Berdasarkan data resmi dari Pemkot Jaksel, prevalensi stunting di wilayah administrasi Jakarta Selatan saat ini tercatat sebesar 14,9 persen pada tahun 2026. Angka ini menjadi dasar penting bagi pemerintah kota untuk menetapkan target penurunan menuju level 11,34 persen pada tahun 2030 mendatang. Dalam kurun waktu 2025, pemerintah kota telah menangani sebanyak 794 kasus yang berkaitan dengan pencegahan serta penurunan kondisi stunting melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Target ambisius ini memerlukan komitmen dari berbagai pihak, termasuk calon pengantin yang akan menjadi generasi tua bagi anak-anak masa depan. Pemkot Jaksel perkuat pencegahan stunting dengan memastikan bahwa setiap calon pengantin mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Program ini juga melibatkan berbagai sektor untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang mendukung pertumbuhan optimal anak-anak.
Pembekalan Komprehensif untuk Kehidupan Berumah Tangga
Kegiatan ini menyasar para calon pengantin yang berencana melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mampang Prapatan. Melalui serangkaian materi yang dirancang secara sistematis, peserta mendapatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, pemenuhan nutrisi yang optimal, serta dinamika hubungan dalam rumah tangga. Camat Mampang Prapatan, Angga, menyampaikan bahwa ilmu yang diterima dapat langsung diaplikasikan dalam kehidupan keluarga mereka.
“Ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan berumah tangga, termasuk sebagai upaya mencegah anak mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting,” kata Angga saat ditemui di Jakarta pada hari Kamis.
Angga juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta dalam proses edukasi yang berlangsung. Bersama para narasumber yang memiliki pengalaman luas, para calon pengantin akan memperoleh bekal berharga untuk menciptakan keluarga yang harmonis serta mempersiapkan generasi mendatang yang lebih sehat. Selain itu, pembekalan ini diharapkan mampu mendukung terciptanya kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
“Calon pengantin ini akan memulai kehidupan baru. Dalam menjalani kehidupan baru tersebut, mungkin situasinya tidak akan selalu seindah masa saat berpacaran. Pasti akan ada berbagai problematika dan dinamika yang akan terjadi setelah menjadi pasangan yang sah,” ujarnya.
Antusiasme Peserta Terhadap Kelas Secanting
Andro Niko, salah satu peserta yang hadir, mengungkapkan rasa antusiasnya dalam mengikuti program ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan oleh para narasumber diberikan secara sistematis dan mudah dipahami. Peserta tersebut juga merasakan emosi positif selama mengikuti kelas, mulai dari rasa haru hingga senang. Pengalaman ini menunjukkan bahwa program Secanting berhasil menyentuh hati para calon pengantin.
“Ada rasa haru dan senang juga mengikuti kelas ini. Materinya ada yang membuat kita waspada dan ada juga yang membuat kita ingin mencoba. Intinya sangat seru, mudah-mudahan saya dan pasangan diberikan kelancaran nantinya,” katanya.
Secara keseluruhan, program Secanting menjadi salah satu upaya preventif yang dilakukan Pemkot Jaksel untuk memastikan generasi mendatang tumbuh dengan kondisi kesehatan yang optimal melalui edukasi dini bagi calon pasangan suami istri. Dengan Pemkot Jaksel perkuat pencegahan stunting melalui pendekatan yang melibatkan calon pengantin, diharapkan angka stunting dapat terus menurun sesuai target yang telah ditetapkan. Program ini juga menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan berkualitas untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

