Metro

Visit Agenda: Warga Rusun Pesakih Jakbar gotong royong angkut 24 ton sampah

Visit Agenda: Warga Rusun Pesakih Jakbar Gotong Royong Angkut 24 Ton Sampah

Visit Agenda – Jakarta – Sejumlah besar warga Perumahan Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, memulai agenda kunjungan edukatif mereka dengan melakukan kebersihan massal di lingkungan perumahan. Ratusan penduduk berpartisipasi dalam aksi gotong royong yang berlangsung Senin lalu, berhasil mengangkat sekitar 24 ton sampah yang menumpuk di area perumahan. Aksi ini menjadi bagian dari Visit Agenda yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sehat dan bersih. Dengan partisipasi aktif dari penghuni Rusun, upaya ini memperlihatkan komitmen masyarakat untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam manajemen sampah.

Peran Shaft Tower dalam Penumpukan Sampah

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Cengkareng, Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa sumber utama sampah di Rusunawa Pesakih berasal dari saluran pembuangan vertikal atau shaft tower yang terdapat di setiap lantai perumahan. Setiap tower diperkirakan menghasilkan 3 ton sampah per bulan, sehingga dari 8 tower yang ada, total sampah yang dibersihkan mencapai 24 ton. “Shaft tower sering dianggap sebagai tempat penampungan sementara sampah, tetapi kenyataannya menjadi penyumbang utama sampah yang mengendap di lingkungan,” ujar Harun saat ditemui di Jakarta, Senin. Ia menambahkan bahwa struktur ini memudahkan pengumpulan sampah tetapi juga memicu penumpukan yang tidak terkelola.

“Kebiasaan membuang sampah langsung ke shaft tower tanpa pemilahan menyebabkan masalah pengelolaan limbah. Melalui Visit Agenda ini, kita berharap warga lebih terbimbing dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab,” papar Harun.

Kerja Bakti dan Manajemen Sampah di Lokasi Rusun

Kerja bakti yang dilakukan di Tower 6 Rusunawa Pesakih menjadi contoh nyata bagaimana Visit Agenda dapat diimplementasikan secara efektif. Aksi ini diikuti oleh sejumlah besar warga yang terlibat aktif dalam pengumpulan dan pengangkutan sampah. Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat turut membantu dengan mengirimkan truk untuk mengangkut limbah hasil kerja bersih-bersih. Harun menjelaskan bahwa setiap tower dikelola secara terpisah, sehingga satu unit truk diperlukan untuk membersihkan sampah di setiap lantai. Proses ini memastikan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan efisien.

“Visit Agenda tidak hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga edukasi untuk mengubah pola hidup warga. Dengan adanya kunjungan dari instansi terkait, kita bisa melihat bagaimana kontribusi masyarakat dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” imbuh Harun.

Menurut Muhammad Ali, Kepala Unit Pengelola Rusunawa Pesakih, aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari upaya bersinergi dengan program Visit Agenda. “Kegiatan ini menggabungkan partisipasi warga dan bantuan dari pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” jelas Ali. Ia menambahkan bahwa perumahan dengan banyak lantai seperti Rusunawa Pesakih memerlukan strategi yang lebih dinamis dalam menghadapi masalah sampah.

Implementasi Instruksi Gubernur dan Pelatihan Pemilahan Sampah

Visit Agenda juga menekankan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta No 5 Tahun 2026 yang mengharuskan pemilahan sampah dari sumbernya. Aksi gotong royong di Tower 6 menjadi kesempatan untuk memperkuat kebijakan ini. Harun menuturkan bahwa warga kini diimbau memilah sampah ke dalam tiga kategori: organik, anorganik, dan residu. “Dengan pemilahan sampah, volume yang dibuang ke saluran vertikal dapat dikurangi hingga 50% dalam satu bulan,” tegasnya.

“Visit Agenda menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat adopsi kebijakan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan metode pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan,” ujar Ali.

Kunjungan Wakil Wali Kota dan Dukungan Pihak Terkait

Aksi kebersihan di Tower 6 Rusun Pesakih mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono. Dalam kunjungannya, Yuli meninjau proses pengangkutan sampah dan memberikan dukungan moral kepada warga. “Kunjungan saya hari ini bertujuan memberikan motivasi kepada penghuni Rusunawa Pesakih agar terus menjaga kebersihan lingkungan. Visit Agenda akan terus digelorakan untuk menjangkau lebih banyak wilayah,” tutur Yuli.

“Kita harus terus memperkuat kerja sama antar instansi dan warga dalam membangun kebiasaan hidup sehat. Visit Agenda bukan hanya kegiatan satu hari, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga lingkungan,” sambung Yuli.

Hasil dan Prospek Kebersihan Wilayah

Hasil aksi gotong royong di Tower 6 menunjukkan perubahan positif dalam manajemen sampah. Selama kegiatan, sekitar 24 ton sampah berhasil diangkut ke pusat pengolahan limbah. Tidak hanya itu, warga juga diberikan penjelasan tentang cara memilah sampah yang benar. “Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang. Dengan Visit Agenda, warga lebih memahami manfaat dari setiap jenis sampah,” kata Ali.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat bisa mempercepat pencapaian target lingkungan. Harun optimis bahwa dengan terus menerus melaksanakan Visit Agenda, jumlah sampah yang menumpuk di lingkungan perumahan dapat dikurangi secara signifikan. “Kita harus tetap konsisten dalam memberikan edukasi dan kegiatan yang mendorong kebiasaan baik,” pungkasnya.

Komitmen ke Depan untuk Keberlanjutan Lingkungan

Kepala Unit Pengelola Rusunawa Pesakih, Muhammad Ali, menyatakan bahwa Visit Agenda akan menjadi agenda rutin yang diadakan setiap bulan. “Tujuan utama adalah membangun kesadaran warga tentang pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan sehat. Kita juga berencana memperluas kegiatan ini ke tower lainnya,” jelas Ali. Ia menambahkan bahwa upaya ini akan terus dilakukan hingga kebersihan wilayah mencapai standar yang optimal.

“Visit Agenda bukan hanya tentang jumlah sampah yang dibersihkan, tetapi tentang perubahan pola pikir warga. Dengan memilah sampah sejak awal, kita bisa mengurangi beban pengelolaan limbah di wilayah ini,” ujar Ali.

Kegiatan gotong royong di Rusun Pesakih Jakbar berdampak besar pada kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat kolaborasi antar pihak. Dengan partisipasi warga dan dukungan pemerintah, Visit Agenda berpotensi menjadi model pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Harun mengatakan bahwa perumahan Rusunawa Pesakih akan menjadi pusat referensi untuk inisiatif serupa di kota lain. “Kita harapkan keberhasilan ini bisa diikuti oleh perumahan lain di Jakarta Barat,” pungkasnya.

Leave a Comment