Mentan Berikan Bantuan Pertanian Rp1,3 Triliun untuk Petani Papua Selatan
Special Plan – Merauke, Papua Selatan (ANTARA) – Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor pertanian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan sebesar Rp1,3 triliun untuk tahun 2026 kepada petani di Papua Selatan. Program ini merupakan bagian dari Special Plan nasional yang bertujuan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah paling timur Indonesia.
Program Bantuan Pertanian untuk Papua Selatan
“Bantuan total untuk Papua Selatan tahun 2026 adalah Rp1,3 triliun,” kata Mentan saat memimpin program cetak sawah dan pengoptimalan lahan seluas 137 ribu hektare. Special Plan ini dirancang untuk mempercepat transformasi pertanian di daerah tersebut, khususnya melalui pendekatan teknologi tinggi dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.
Dalam implementasinya, bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Daerah sebagai mitra utama. Special Plan mencakup sejumlah alat pertanian modern, seperti 122 unit combine harvester, 810 traktor roda dua, 477 traktor roda empat, 12 drone, dan 1.188 pompa air. Perangkat-perangkat ini diharapkan mampu mengelola sekitar 100 ribu hektare lahan pertanian secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Di samping peralatan, bantuan juga mencakup 3 juta kilogram pupuk, 22 ribu ton subsidi pupuk, 36.229 kilogram pestisida, serta 12 unit power thresher. Special Plan ini diperuntukkan untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan, memperkuat daya tahan pangan nasional, dan memperluas akses pasar bagi produk pertanian lokal. Kementerian Pertanian juga memberikan dukungan teknis mulai dari tahap pembibitan hingga pengeringan hasil panen.
Pengembangan Komoditas Perkebunan
Special Plan tidak hanya fokus pada tanaman pangan, tetapi juga melibatkan pengembangan komoditas perkebunan seperti kelapa. Bantuan benih dan bibit senilai Rp12,2 miliar dimaksudkan untuk meningkatkan varietas tanaman yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan meningkatkan nilai ekonomi dari sektor pertanian. Mentan menekankan pentingnya inovasi dalam perkebunan sebagai bagian dari Special Plan yang bertujuan mewujudkan swasembada pangan.
Dalam konteks Special Plan, operator alat pertanian modern di Merauke menunjukkan kemajuan signifikan. Banyak warga setempat berhasil menguasai teknologi seperti drone dan traktor modern, yang dianggap sebagai bukti keberhasilan peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor pertanian. “Teknologi pertanian Merauke kini sejajar dengan praktik di negara-negara maju seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat,” ujarnya.
Menurut Amran Sulaiman, Special Plan ini juga menjadi bentuk transfer teknologi ke masyarakat Papua Selatan. Pemerintah mengharapkan keberlanjutan program melalui penggunaan alat dan mesin pertanian yang diberikan. Selain itu, bantuan tersebut diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan petani hingga dua kali lipat setiap tahun, melebihi rata-rata nasional yang berkisar antara 1,6 hingga 1,7 kali.
Amran menambahkan bahwa Special Plan menjadi strategi kunci dalam mendorong ekonomi daerah. Dengan peningkatan efisiensi produksi, petani diharapkan bisa menghasilkan lebih banyak produk pertanian tanpa mengorbankan lingkungan. “Program ini adalah kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, saling membesarkan. Jangan saling menghujat,” pungkas Mentan. “Orang berhasil adalah gandengan tangan, tumbuh bersama.”
