Bisnis

Special Plan: BPJPH: Percepatan sertifikasi halal perkuat ekosistem halal nasional

Special Plan: BPJPH Percepat Sertifikasi Halal untuk Memperkuat Ekosistem Halal Nasional

Special Plan – Dalam upaya memperkuat ekosistem halal nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkenalkan Special Plan sebagai strategi kunci untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi pengusaha. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menjelaskan bahwa kecepatan dalam penerbitan sertifikasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kredibilitas dan daya saing produk serta layanan halal di Indonesia. “Dengan Special Plan, kita berupaya menghadirkan solusi yang lebih efisien dan inklusif, sehingga lebih banyak pelaku usaha bisa memperoleh sertifikasi halal secara cepat,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta. Inisiatif ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri halal dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekosistem halal global.

Indonesia Terus Penguasaan Global Muslim Travel Index Awards 2026

Hasil prestasi dalam bidang industri halal terbaru adalah pencapaian Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim terbaik di Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026. Dalam pernyataannya, Haikal mengungkapkan bahwa penghargaan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan standar layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim. “Keberhasilan ini bukan hanya milik BPJPH, tetapi juga hasil kolaborasi antarinstansi serta masyarakat yang mendukung inisiatif ekosistem halal,” terang Haikal. Ia menekankan bahwa keberadaan sertifikasi halal tidak hanya memastikan kualitas produk, tetapi juga meningkatkan kepercayaan wisatawan internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi yang terjamin.

“Special Plan memberikan momentum bagi pengembangan industri halal, terutama dalam mempercepat akses sertifikasi bagi pelaku usaha kecil,” ujar Haikal. Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan memperluas jaringan pengakuan halal secara nasional dan global, sehingga mampu menyaingi negara-negara lain yang sudah lebih dulu terdepan dalam bidang ini.

Program SEHATI: Penjaga Akses Sertifikasi Halal untuk UMK

Salah satu kebijakan utama dalam Special Plan adalah Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), yang memberikan bantuan gratis mulai dari pengajuan sertifikasi hingga penerbitan sertifikat. Program ini dilaksanakan dengan skema pernyataan langsung oleh pengusaha yang didampingi oleh Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Dengan mekanisme ini, pelaku usaha, terutama usaha mikro dan kecil (UMK), dapat memperoleh sertifikasi tanpa hambatan biaya. “SEHATI menjadi wujud komitmen BPJPH untuk menjaga akses inklusif bagi semua pelaku industri halal,” kata Haikal. Ia menjelaskan bahwa program ini telah memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan kuantitas sertifikasi, dengan jumlah pelaku usaha yang terlayani terus bertambah setiap tahun.

Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Tingkatkan Efisiensi Pelayanan

Kemitraan BPJPH dengan Kementerian Pariwisata menjadi bagian integral dari Special Plan dalam mempercepat sertifikasi halal. Kedua institusi bekerja sama untuk memastikan layanan halal di kawasan wisata dan desa-desa terpencil dapat diakses secara efisien. “Kerja sama ini mempercepat proses verifikasi dan penyelesaian sertifikasi, terutama untuk destinasi wisata yang belum sepenuhnya terakreditasi,” jelas Haikal. Selama dua tahun terakhir, inisiatif ini telah menghasilkan 31.617 sertifikasi halal yang diberikan kepada UMK di 1.372 desa wisata di 37 provinsi. Angka ini menunjukkan bahwa Special Plan berhasil mencakup lebih banyak pelaku usaha dan meningkatkan konsistensi standar halal di seluruh Indonesia.

Perkembangan Ekosistem Halal: Dari Kebijakan ke Pelaku Industri

Percepatan sertifikasi halal tidak hanya menjadi fokus kebijakan BPJPH, tetapi juga terus didukung oleh perusahaan-perusahaan dan organisasi terkait. Dalam Special Plan, BPJPH juga memperluas kolaborasi dengan pelaku industri untuk memastikan penerapan standar halal tetap relevan dan berkelanjutan. “Kita perlu membangun ekosistem yang tidak hanya berbasis regulasi, tetapi juga partisipasi aktif dari berbagai pihak,” ujar Haikal. Ia menyoroti bahwa pengusaha yang sudah bersertifikat tidak hanya mendapatkan keuntungan komersial, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen lokal dan internasional terhadap produk Indonesia.

Secara keseluruhan, Special Plan diharapkan mampu mempercepat proses sertifikasi halal, menurunkan biaya administrasi, serta meningkatkan jumlah produk yang memenuhi standar halal di pasar nasional dan internasional. Kebijakan ini juga menjadi dasar dalam membangun jaringan ekosistem halal yang lebih luas, yang berpotensi menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan industri halal di masa depan. “Dengan kebijakan yang lebih transparan dan efektif, kita yakin Indonesia bisa menjadi contoh dalam penerapan ekosistem halal,” tutur Haikal. Ia menegaskan bahwa Special Plan adalah langkah strategis yang bisa memberikan dampak jangka panjang bagi sektor halal nasional.

Leave a Comment