Kebakaran di TPA Jatiwaringin Tangerang Berhasil Dipadamkan
Kebakaran di TPA Jatiwaringin Tangerang berhasil – Jakarta, Antaranews – Area utama Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Jatiwaringin, yang terletak di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya berhasil dikendalikan setelah berlangsung selama beberapa hari. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa upaya pemadaman ini melibatkan kerja sama intensif tim penanganan darurat sejak 30 Juni hingga Kamis (9/7) malam.
Upaya Pemadaman yang Berhasil
Kebakaran yang melibatkan lahan seluas sekitar 15 hektare diklaim telah sepenuhnya dipadamkan. “Seluruh area utama TPA yang terdampak kebakaran telah berhasil dikuasai, dan saat ini sedang dalam proses pendinginan intensif,” jelas Abdul Muhari.
“Meskipun area utama sudah terkendali, tim masih siap mengantisipasi titik panas dan kepulan asap tipis di area pembuangan sampah luar kawasan TPA dekat danau,” tuturnya.
Tim gabungan terus berjaga di lapangan untuk mencegah kemungkinan kembalinya api. Di sisi lain, kondisi sosial di sekitar TPA terpantau stabil. Tidak ada warga yang terpaksa mengungsi karena seluruh penduduk telah dibantu kembali ke rumah masing-masing.
Logistik dan Dukungan Penuh
Upaya penanganan darurat diperkuat melalui dua keputusan resmi Bupati Tangerang, yaitu Nomor 609 Tahun 2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana, serta Nomor 613/2026 mengenai Satgas Penanganan Darurat. BNPB menyediakan empat unit helikopter pengebom air, termasuk tiga jenis Mi-8AMT, Sikorsky UH60A, dan UH60L yang beroperasi bergantian, sementara satu unit Mi-8 MSBT sedang diperbaiki teknis.
Dalam penanganan darurat, selain operasi udara, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik darat. Bantuan ini mencakup 500 liter cairan api Enviro Class A Foam, sejumlah pompa mini, selang pemadam, serta perangkat komunikasi radio portabel. Selain itu, 100 paket sembako dan 150 pasang sepatu boot operasional diberikan kepada warga terdampak dan petugas lapangan.
Proses Penanganan yang Berkelanjutan
Abdul Muhari menegaskan bahwa kondisi masyarakat sekitar TPA kini kondusif. “Pemadaman kebakaran telah mencapai 100 persen, dan warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing, sehingga jumlah pengungsi saat ini nihil,” katanya.
