Hukum

Latest Program: Menkum: Program “Pasti Ada Solusi” jadi perhatian WIPO

Menkum: Program “Pasti Ada Solusi” Mendapat Perhatian dari WIPO

Latest Program – Jakarta – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa program “Pasti Ada Solusi” yang diperkenalkan Kementerian Hukum telah menarik perhatian Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO). Hal ini terungkap saat Menkum menghadiri acara WIPO di Jenewa, Swiss, yang berlangsung hingga saat ini. Selama sesi tersebut, Direktur Umum WIPO Daren Tang secara spontan menyinggung inisiatif ini.

“Ternyata beliau memperhatikan dengan saksama,” kata Supratman dalam wawancara daring selama program “Pasti Ada Solusi” yang diadakan di Jakarta, Jumat.

Dalam kesempatan itu, Menkum mengungkapkan kejutan saat Daren menyatakan bahwa program tersebut dinilai sangat positif dan efektif. Menurutnya, keberhasilan program ini memberikan kepastian kepada publik bahwa Kemenkum siap menyelesaikan berbagai keluhan secara langsung. “Semua pengaduan yang masuk akan ditangani segera, baik melalui verifikasi maupun tanpa proses tambahan,” jelasnya.

Jika aduan memerlukan waktu lebih lama, Menkum memastikan bahwa tim internal akan memberikan jawaban tertulis kepada masyarakat, menyebutkan tenggat waktu penyelesaian secara jelas. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya menjadi sarana mendengar aspirasi, tetapi juga memastikan kepastian hasil kepada masyarakat.

Inisiatif untuk Pelayanan Publik yang Lebih Transparan

Program “Pasti Ada Solusi” dirancang sebagai wadah dialog terbuka bagi masyarakat Indonesia untuk menyampaikan keluhan, usulan, serta pengaduan terkait pelayanan publik. Dengan dipimpin langsung oleh Menteri Hukum, program ini memudahkan masyarakat memantau langkah-langkah tindak lanjut laporan mereka hingga mendapatkan solusi yang pasti.

Menkum juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan keterlibatan mereka dalam menjaga kualitas pelayanan Kemenkum. “Dengan partisipasi aktif publik, kami bisa memastikan birokrasi pemerintahan memberikan layanan terbaik sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tutur Menkum.

Leave a Comment